Indonesia

Susunan Pemain AC Milan vs Bodo/Glimt, Ibrahimovic Absen, Rossoneri Beri Debut Lorenzo Colombo

TRIBUNNEWS.COM - Absennya Zlatan Ibrahimovic membuat AC Milan terpaksa mengambil keputusan untuk menurunkan pemain mudanya, Lorenzo Colombo guna menjadi juru gedor tim melawan Bodo/Glimt.

Colombo yang masih berusia 28 tahun diplot sebagai penyerang utama dalam laga melawan Bodo/Glimt di kualifikasi Liga Eropa, Jumat (25/9/2020) dinihari.

Pertandingan antara AC Milan vs Bodo/Glimt sesaat lagi akan dilangsungkan di Stadion San Siro, Kota Milan, Italia.

(Link live score pertandingan AC Milan vs Bodo/Glimt tersedia di akhir).

Baca: Reaksi Mengejutkan Zlatan Ibrahimovic Seusai Dinyatakan Positif Covid-19

Baca: Gabung ke AC Milan, Theo Hernandez Sebut ada Peran Paolo Maldini

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengusung formasi dengan skema 4-2-3-1 untuk mengalahkan Bodo/Glimt.

Posisi penjaga gawang mutlak secara langsung ditempati oleh Gianluigi Donnarumma.

Kiper Timnas Italia itu dipastikan mendapat dukungan dari lini pertahanan dimana Simon Kjaer dan Matteo Gabbia menjadi duet palang pintu AC Milan.

Lalu, Davide Calabria dan Theo Hernandez menjadi dua bek sayap yang dipastikan naik turun membantu pertahanan sekaligus penyerangan.

Baca: Theo Hernandez Bongkar Dalang Utama di Balik Keputusannya Pindah ke AC Milan

Posisi gelandang jangkar AC Milan kembali dipercayakan kepada duet Ismael Bennacer dan Franck Kessie.

Hakan Calhanoglu diplot sebagai pengatur serangan utama tim AC Milan.

Football news:

Filimonov about Safonov and Maksimenko in the national team: A question of time
Milner on 1-0 with Ajax: it was important for Liverpool to show a good game after a week of UPS and downs
Lukaku has 4+2 in the last 3 games in the Champions League. He participated in all 6 Inter goals
Miranchuk on the draw with Salzburg: Two goals on the road is a very good indicator
Hector Herrera on 0:4 with Bayern: We played very well with the best team in the world. Don't write off us
Antonio Conte: Borussia are well prepared, they have a lot of potential. Inter could have won
Guardiola on 3:1 with Porto: a Good start. In the Champions League, there are 5 substitutions, the players who came out showed themselves well