Indonesia

Tak Pakai Masker Saat Ke Starbucks, Jangan Harap Dilayani

Suara.com - Starbucks baru saja memperbarui kebijakannya tentang bagaimana mereka memberikan pelayanan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Merek mewajibkan semua pelanggan untuk menggunakan masker saat masuk ke toko mereka. Itu artinya Anda tidak akan dilayani jika tidak menggunakan masker. Demikian seperti dilansir dari Foodbeast.

Kebijakan baru, yang mulai berlaku 15 Juli, menandai perubahan bahasa yang signifikan dari bagaimana pendekatan Starbucks terhadap masker. Bahasa sebelumnya meminta pelanggan yang datang ke toko untuk memakainya, tetapi tidak mengharuskan mereka untuk memilikinya.

Starbucks. (Pixabay/Stock Snaps)
Starbucks. (Pixabay/Stock Snaps)

Selain itu, barista yang bekerja juga telah, dan akan terus, memakai penutup wajah saat berada di toko.

Saat sejumlah pihak masih mempertanyakan efektifvitas masker, Starbucks mengambil sikap yang terinformasi tentang rekomendasi keselamatan untuk membantu membatasi penyebaran Covid-19.

Perubahan ini juga terjadi karena beberapa negara telah mulai membuka kembali makan di dalam dan luar ruangan, dengan tindakan pencegahan keamanan, bagi pelanggan.

Namun, karena kasus Covid-19 telah muncul kembali di seluruh Amerika Serikat, beberapa daerah telah menutup kembali pelayanan makan dalam ruangan.

Bagi mereka yang masih keberatan mengenakan masker tapi masih menginginkan Starbucks, pengiriman, penjemputan di pinggir jalan, dan pemesanan drive-thru adalah opsi alternatif. Namun ini hanya tersedia, di lokasi tertentu.

Football news:

Mbappe got into PSG's yawn for the match with Atalanta in the Champions League
Guardiola again played against Madrid without strikers. Zidane did not find an answer
Gattuso on the match with Barca: Napoli will climb Everest
Lampard about the game with Bayern Munich: the History of the games, when everything changed. Chelsea needs to be trusted
Zinedine Zidane: I am the coach of Real Madrid until something extraordinary happens
Varan on relegation from the Champions League: This is my defeat. It is a shame for the partners
Guardiola on the conversation with Zidane: He congratulated me on La Liga and asked about my family. I hope one day we can have dinner and talk about everything