Indonesia

Tak Percaya Rizky Billar Hadiahi Sebuah Apartemen, Lesty Kejora Berkali-kali Ucapkan Ini

TRIBUNNEWS.COM - Aktor Rizky Billar beri hadiah Lesty Kejora apartemen sebagai wujud syukur rezeki yang berlimpah setelah keduanya mulai dekat.

Hal tersebut diketahui dari video yang diunggah di kanal YouTube Rizky Billar, Kamis (24/9/2020).

Di awal video, Rizky Billar mengungkapkan maksud dan tujuannya memberikan hadiah untuk pedangdut Lesty Kejora.

Baca: Inul Daratista Anggap Lesty Kejora seperti Anak Sendiri, Peringati Rizky Billar agar Tak Macam-macam

Ia menerangkan sejak bertemu dan dekat dengan Lesty Kejora, rezekinya yang datang sangat berlimpah.

Sehingga Rizky Billar memang sengaja telah menyiapkan kejutan dengan memberikan hadiah untuk penyanyi jebolan ajang pencarian bakat itu.

Aktor asal Medan itu juga mengatakan, pemberian hadiah ini sebagai bentuk rasa syukurnya setelah bertemu Lesty Kejora.

Aktor Rizky Billar beri hadiah Lesty Kejora apartemen sebagai wujud syukur rezeki yang berlimpah setelah keduanya mulai dekat.
Aktor Rizky Billar beri hadiah Lesty Kejora apartemen sebagai wujud syukur rezeki yang berlimpah setelah keduanya mulai dekat. (Instagram @rizkybillar)

"Karena aku nggak bisa memungkiri sih, keberkahan setelah bertemu Lesty ngebuat Alhamdulillah rezeki makin lancar."

"Dan dapat rezeki yang berlimpah, wujud rasa syukur pengin ngasih sesuatu untuk Lesty," terang Rizky Billar.

Lanjut, ia menjelaskan bahwa hadiah tersebut bisa bermanfaat untuk Lesty.

Bahkan Rizky Billar menuturkan hadiah yang diberikan itu sangat bernilai.

Football news:

Sharonov joined the coaching staff of Cyprus Paphos
Yuran headed Khabarovsk SKA
Brugge forward Dennis on goal for Zenit: I said that I only score grandees, but it was a joke
PSG defender Kimpembe Pro 1:2 with Manchester United: We can only blame ourselves
Lopetegui Pro 0:0 with Chelsea: Sevilla showed a good team game
Rashford on victory over PSG: Manchester United now have a strong position in the group
Nagelsmann victory over Istanbul: Not fully satisfied with the game Leipzig was fatigue, not the most effective pressure