Indonesia

Tim Matematika Indonesia Ukir Prestasi di Hong Kong

Tim KPM meraih beberapa penghargaan di PWMC.

REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Tim Olimpiade Matematika Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Indonesia berhasil mengukir prestasi cemerlang pada ajang Po Leung Kuk 22nd Primary Mathematics World Contest (PMWC). Ajang ini dilaksanakan pada tanggal 15 sampao 19 Juli di Hong Kong.

Pada PMWC  2019 ini, Tim KPM Indonesia berhasil meraih satu penghargaan 2nd Class Honour (Medali Perak), dua penghargaan 3rd Class Honour (Medali Perunggu) untuk kategori kompetisi individu, dan Merit Trophy untuk kategori kompetisi tim.

Primary Mathematics World Contest (PMWC) merupakan kompetisi international yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh salah satu sekolah tertua di Hong Kong yaitu sekolah Po Leung Kuk. Tahun ini adalah penyelenggaraan kompetisi PMWC yang ke-22.

Kompetisi ini merupakan kompetisi bergengsi di tingkat internasional. Tingkat kesulitan soalnya yang tinggi dan membutuhkan penalaran yang kuat dalam pemecahan soalnya.

Soal-soal yang disajikan pada PMWC merupakan soal-soal yang terseleksi. Sebelum kompetisi dilaksanakan para team leader dari setiap negara melakukan rapat pemilihan soal dari soal-soal yang diusulkan oleh negara peserta sehingga soal-soal tes terjamin kualitasnya.

Kompetisi PMWC bukan hanya sekadar kompetisi matematika, tetapi juga merupakan ajang persahabatan, pertukaran ilmu, dan juga kebudayaan. Hal ini tergambar pada kegiatan wisata kebudayaan, pertukaran souvenir, dan juga penampilan budaya dari masing-masing negara pada acara PMWC.

Tim KPM Indonesia pada PMWC ke-22 tahun 2019 ini mengirimkan satu tim tingkat Sekolah Dasar (SD) yang terdiri dari satu Team Leader, satu Deputy Leader, dan empat peserta. Semua peserta dibina oleh KPM dibawah asuhan pelatih Olimpiade Matematika Nasional dan Internasional, Raden Ridwan Hasan Saputra.

Kompetisi PMWC kali ini diikuti oleh 144 peserta yang dikelompokkan menjadi 36 tim. Lomba ini diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari 14 negara, yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australia-Perth, Bulgaria, China, Filipina, Hong Kong, Indonesia, Macau, Malaysia, Mongolia, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Pada kompetisi PMWC, tiap peserta menjalani dua kompetisi, yaitu kompetisi individu dan kompetisi tim. Pada kompetisi individu peserta mengerjakan 15 soal isian singkat selama 90 menit, sedangkan pada lomba tim terdapat 10 soal yang dikerjakan bersama.

Berikut ini adalah data capaian Tim KPM Indonesia pada ajang PMWC 2019.

Kompetisi Individu:

Noriko Khang (2nd Class Honour) SMP Katolik Angelus Custos Surabaya - Alumnus SD Nasional KPS Balikpapan

Janssen Edyth Lim (3rd Class Honour) SMPK Immanuel Pontianak - Alumnus SD Immanuel Bilingual Class Pontianak

Shandya Mahendra Dhaneswara    (3rd Class Honour) SMP Labschool Kebayoran Jakarta - Alumnus Primary Global Islamic School Jakarta

Michelle Aurelia Yudianto    Participant SMP Sekolah Bogor Raya - Alumnus Sekolah Bina Tunas Cemerlang Bogor

Kompetisi Tim: Trophy Merit

Football news:

Klopp on Henderson's injury: I don't know for sure yet, something's wrong with my knee. All we know is that it's not a small thing
Pavlyuchenko is seventh in the ranking of Tottenham's best forwards in the 21st century. Kane is the first (Squawka)
Manchester City made 93.7% of accurate passes in the match against Newcastle. This is an APL record
Ole Gunnar Solskjaer: 16 games unbeaten give confidence, but it is not something that Manchester United should aspire to
Havertz wants to go to Chelsea, he likes the project. Werner persuades him to go
Real Madrid has received almost 250 million euros from sales of Academy students over the past 4 years
Manchester United have started negotiations with Raiola to extend Pogba's contract