Indonesia

VIRAL Video Perayaan Wisuda Digelar Seperti Acara Pernikahan, Ada Sungkeman serta Seserahan

TRIBUNNEWS.COM - Belakangan beredar video perayaan wisuda yang dibuat seperti acara pernikahan hingga viral di TikTok.

Diunggah oleh akun TikTok @boo_bee_rabbit pada Minggu (7/3/2021) lalu.

Hingga saat ini, Minggu (28/3/2021) telah ditonton sebanyak 612,5 ribu kali dan disukai oleh 63,9 ribu pengguna TikTok.

Dalam video pengunggah menuliskan sebuah caption.

"Temenku habis wisuda virtual, dapat surprise dari kita yang memalukan. Ada proses temu manten. Lagu manten keluar."

"Awalnya dia tidak mau karena malu sama tetangga dan temen-temen yang hadir. Mau tidak mau dia mengikuti arahan kita. Ada sungkeman kepada orang tua. Ada proses dulangan kepada orang tua," tulisnya.

Baca juga: VIRAL Perayaan Wisuda Dibuat Layaknya Pernikahan Jawa, Ada Prosesi Sungkeman

Baca juga: Viral, Gadis Palopo Dinikahi dengan Panaik Rp 1 Miliar, Apartemen dan Emas 50 Gram

Ingin Merayakan Wisuda Sahabat dengan Cara yang Unik

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Nano Agus mengungkapkan, video tersebut dibuatnya dengan tujuan ingin merayakan wisuda sahabatnya dengan cara yang unik.

Salah satunya yaitu dengan membuat wisuda rasa temu manten.

"Yang wisuda sahabat saya, tujuannya merayakan wisuda sahabat saya yaitu dengan cara yang unik, wisuda rasa temu manten," kata Nano kepada Tribunnews.com, Jumat (26/3/2021).

Football news:

Gianni Infantino: FIFA strongly disapproves of the creation of the Super League. We must protect the model of European football
I'm not here to lose. Four dismissals of Jose - in pictures
Neville on Klopp's words: He can't say what he wants. The owners threw him under the bus, he hates every detail of the Super League more than me
Perez on Super League: It wasn't hard to convince Laporte. This is for the future of Barcelona
Perez on Super League: If we agree with UEFA, we will start in August. We can't wait a year
Cassano on the Super League: We need to kick Juventus, Milan and Inter out of Serie A. Let them play in their own league, let's see
Primitive gradients, letters with a stroke and a stop sign-this is how the design of the Super League looks