Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin berpesan agar masyarakat, khususnya umat Islam, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dalam berlebaran di tengah pandemi COVID-19.

"Idulfitri kali ini kita rayakan dalam suasana pandemi. Oleh karena itu, marilah kita rayakan dengan tetap memegang aturan-aturan kesehatan, dan marilah kita perkuat iman dan ketakwaan kita," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangannya saat menyampaikan pesan video dalam acara Takbir Virtual Nasional dan Pesan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah dari Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu malam.

Dengan memperkuat iman dan ketakwaan, menurut Ma'ruf Amin, niscaya keberkahan akan diperoleh masyarakat beriman, khususnya menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Kalau penduduk negeri itu beriman dan bertakwa, pasti Allah akan turunkan keberkatan dari langit dan dari bumi, artinya kesuburan, kemakmuran, keamanan, keselamatan, dan dihilangkannya berbagai kesulitan," kata Wapres menambahkan.

Baca juga: Wapres minta masyarakat bersabar hadapi Idul Fitri di tengah pandemi

Baca juga: Wapres: Shalat Id berjamaah di masa pandemi tidak sesuai ajaran agama

Baca juga: Sampaikan Minal Aidin, Wapres imbau masyarakat Shalat Id di rumah

Wapres Ma'ruf yang juga Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan rasa syukurnya karena masyarakat Indonesia dapat melalui Ramadan tahun ini meskipun dilanda pandemi COVID-19.

"Syukur, alhamdulillah, kita telah mengakhiri ibadah puasa kita pada bulan Ramadan. Pada malam ini kita berada dalam malam Idulfitri atau yang biasa disebut dengan malam takbir karena malam ini terdengar gema takbir yang membahana angkasa," katanya.

Sementara itu, pada hari Minggu (24/5), Wapres RI Ma'ruf Amin dijadwalkan salat Id di kediaman dinas wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Wapres juga tidak menyelenggarakan gelar griya (open house) bagi para pejabat, tokoh publik, dan masyarakat umum. Hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan lewat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020