Indonesia

160 Tahun Hilang, Patung Kepala Kuda Akhirnya Kembali ke Istana Beijing

Suara.com - Patung kepala kuda yang terbuat dari perunggu akhirnya kembali ke Museum Istana Kuno Musim Panas di Beijing, China, setelah raib selama 160 tahun.

Patung kepala kuda yang dicuri oleh pasukan Inggris dan Prancis 160 tahun yang lalu akhirnya kembali ke rumah asalnya di Istana Kuno Musim Panas yang dikenal dengan nama Yuanmingyuan sekaligus menjadi peninggalan budaya China yang pertama kembali dari luar negeri, demikian media China, Kamis (3/12/2020).

Kepala Badan Warisan Budaya Nasional China (NCHA) Liu Yuzhu dalam seremonial pemulangan patung tersebut mengatakan bahwa peninggalan budaya akan hilang jika bangsanya lemah, sebaliknya peninggalan budaya akan terawat jika bangsanya kuat.

Tentu saja kembalinya patung tersebut mendapatkan sambutan hangat dari warganet China.

Baca Juga: Pakai Cara China Awasi Pertamina, Ahok: Cuan, Cengli, dan Cincai

Tanda pagar "kembalinya patung kuda ke Yuanmingyuan" di Weibo dilihat 250 juta kali hingga Selasa (1/12) sore.

Tahun ini merupakan peringatan 160 tahun penjarahan besar-besaran dan perusakan Yuanmingyuan yang bersebelahan dengan kompleks Tsinghua University di Distrik Haidian itu.

Liu mencatat keberhasilan pengembalian peninggalan bersejarah tersebut berkaitan erat dengan kerja keras pemerintah China dan para mitranya dari Hong Kong dan Makau.

Pada 13 November 2019, taipan kasino dari Makau mendiang Stanley Ho mendonasikan koleksinya senilai 69,1 juta dolar HK (Rp126,2 miliar) ke Museum Nasional Kota Terlarang di Beijing yang dia beli dari lelang pada September 2007.

Warganet China sangat berharap peninggalan budaya China lainnya yang berada di luar negeri segera dipulangkan.

Baca Juga: Netizen China dan Korea Selatan Berseteru, Rebutan Kimchi

Wakil Direktur Istana Kuno Musim Panas Li Xiangyang mengatakan bahwa sebagian besar peninggalan yang hilang dari museumnya akibat Perang Candu Kedua (1856-1860) tersimpan rapi di Inggris dan Prancis.

Sayangnya beberapa peninggalan lain di istana tersebut tidak diketahui jumlahnya karena arsipnya turut hilang.

Sementara jika melihat bangunan Kota Terlarang, ada sekitar 800 ribu hingga 1 juta item benda peninggalan yang hilang.

Sampai saat ini di situs tersebut baru ada 2.000 prasasti dan batu bata, demikian pakar sejarah Liu Yang. (Sumber: Antara)

Football news:

Lester is Interested in Edouard. Rogers worked with the forward seltice
The minges can come in the start of Barca vs Elche. Desta has a muscle injury
West Ham are ready to extend the contract with Moyes. The club is 7th in the Premier League
Kovac on Golovin's 2 assists: I am very happy with his performance
Benteke could move from Crystal Palace to West Brom
En-Nesiri is the 1st Sevilla player in 81 years to score a hat-trick in 2 consecutive La Liga home games
Real Madrid coach Bettoni about 4-1 with Alaves: A well-deserved win. Zidane is very happy with the game