logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

6 Potret Duka Wafatnya Mr Crack, dari Sri Mulyani hingga Menko Luhut

JAKARTA - Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharudin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto. Pria yang juga dikenal dengan panggilan Mr Crack ini menutup usia di 83 tahun.

Berpulangnya Habibie memberikan duka pada seluruh bangsa Indonesia. Pasalnya, semasa hidup Habibie telah menorehkan banyak prestasi dan membanggakan Indonesia.

Dia berhasil menciptakan beberapa pesawat terbang, di antaranya Pesawat N250 pada tahun 1995. Kini tengah dikembangkan Pesawat R80 yang ditargetkan mengudara di tahun 2022.

Pengetahuannya yang luar biasa tentang teknologi membuat Habibie juga dipanggil Bapak Teknologi Indonesia.

Jenazah Almarhum BJ Habibie Diberangkatkan ke TMP Kalibata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan rasa duka mendalam, yang bahkan memberikan arahan untuk seluruh Indonesia mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang hingga 14 September 2019.

"Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah Bapak Profesor BJ Habibie tadi jam 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto," jelas Jokowi dalam konferensi pers di RSPAD, Rabu (11/9/2019)

Tak hanya Jokowi, sejumlah Menteri Ekonomi di Kabinet Kerja Jokowi juga turut menyampaikan rasa duka dan kenangan mereka terhadap Habibie. Berikut ungkapan belasungkawa yang dirangkum Okezone.

1. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani menyampaikan rasa duka dan mengaku betul-betul kehilangan seorang figur nasional yang begitu luar biasa jasanya bagi Republik Indonesia.

"Saya mengenal Pak Habibie sangat lama ya. Di dalam masa-masa kritis perubahan Republik Indonesia menujukkan sistem demokrasi yang terbuka terdesentralisasi," ujar dia saat bertakziah ke Rumah Duka Habibie di Patra Kunungan, Rabu (11/9/2019).

Dia menjelaskan, BJ Habibie meletakkan banyak sekali kebijakan pada masa-masa kepemimpinannya yang sangat singkat. Namun, kebijakan itu sangat menentukan arah Indonesia, dengan berbagai legislasi yang dibuatnya menjadi pondasi semua pihak dalam bernegara sampai hari ini.

Baca Juga: Begini Bentuk Pesawat R80 Impian BJ Habibie

Menurut Sri Mulyani, Habibie juga dikenal sebagai figur yang peduli dan cinta sekali terhadap Indonesia. Pasalnya, Habibie berani meninggalkan karier dan pencapaian luar biasa sebagai seorang ilmuan dan eksekutif di sebuah perusahaan di Jerman, dan kembali ke Indonesia mengabdikan hidupnya dan membangun industri penerbangan di Tanah Air.

"Jadi contoh dan sekaligus teladan yang menjadi alasan bagi kita untuk optimistis bahwa Indonesia dengan banyak sekali anak bangsa seperti beliau pasti akan bisa maju ke depan. Kita kehilangan. Kehilangan sekali," ungkap Sri Mulyani.

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO