Indonesia

Absennya Ibrahimovic Justru Buat Calabria Termotivasi

Calabria mengakui kehadiran Zlatan Ibrahimovic memberikan dampak besar pada Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Bek sayap AC Milan, Davide Calabria, mengakui, kehadiran Zlatan Ibrahimovic memberikan dampak besar terhadap peningkatan performa I Rossoneri, terutama dalam hal mentalitas bertanding. Sayangnya, I Rossoneri akan kehilangan striker asal Swedia itu akibat mengalami cedera hamstring pada paha kiri.

Striker berusia 39 tahun itu mengalami cedera saat mengantarkan Milan membungkam Napoli, 3-1, dua pekan lalu. Ibrahimovic pun diperkirakan baru bisa kembali memperkuat Milan pada awal bulan depan.Saat ini, Ibrahimovic merupakan salah satu andalan Milan dalam berburu kemenangan. Mantan striker Juventus itu telah mencetak 11 gol dari 10 penampilan di semua ajang pada musim ini dan menjadi top skorer sementara AC Milan.

Calabria pun mengaku, pemain yang direkrut Milan pada pertengahan musim lalu itu telah memberikan dampak positif dalam performa Milan. Menurut bek sayap asal Italia itu, Ibrahimovic mampu mendongkrak mentalitas bertanding para penggawa Milan. 

''Mentalitas yang dimiliki Ibrahimovic tidak pernah saya temui di pemain-pemain lain. Dia datang ke Milan dan menantang dirinya sendiri. Hal ini terbukti membantu kami sebagai rekan setimnya. Kami merasa tidak pernah puas dengan apa yang telah kami raih,'' tutur Calabria seperti dilansir Football Italia, Sabtu (28/11).

Meski berharap bisa segera melihat Ibrahimovic kembali ke skuat Milan dan pulih dari cedera, tapi Calabria justru mengaku memiliki motivasi tersendiri dalam absennya Ibrahimovic tersebut. Bek kanan berusia 24 tahun itu menyebut, rekan-rekan setimnya akan berupaya membuktikan masih bisa tampil apik dan meraih kemenangan, meski tanpa kehadiran Ibrahimovic.

''Kami pernah kehilangan dia dengan alasan yang sama, dan kami tidak sabar untuk melihat dia kembali ke tim ini. Namun, selama dia absen, kami harus bisa membuktikan kemampuan kami. Kami mesti menunjukan kami sebagai tim yang kuat dan bisa meraih kemenangan meski tanpa kehadirannya,'' kata bek sayap berusia 24 tahun.

I Rossoneri terbukti mampu melanjutkan tren positif penampilan pada awal musim ini. Tim besutan Stefano Pioli itu sukses menjaga rekor tidak terkalahkan kala Liga Italia telah menyelesaikan giornata kedelapan, dua pekan lalu. Torehan 20 poin dari delapan laga akhirnya mengantarkan I Rossoneri memuncaki klasemen sementara Serie A, unggul dua poin dari Sassuolo.

Calabria pun sesumbar, timnya bisa terus berada di peringkat teratas klasemen sementara dan menutup musim ini dengan raihan Scudetto. ''Kenapa tidak? Satu-satunya yang menghalangi kita adalah batasan, yang terkadang justru kita buat sendiri. Kami harus bisa berpikir sebesar mungkin, kemudian kami akan mencoba menjalani laga demi laga,'' ujar jebolan tim junior Milan tersebut.

Football news:

Bruno picked up 4 Player of the Month awards in 2020. Ronaldo, Henry and Lampard had the same number-but for a career in the Premier League
Lev - the best coach of the decade in the national teams, Deschamps-2nd, Shevchenko-17th (IFFHS)
Head of the Premier League: We ask players not to hug and change their behavior
Milan had rented the midfielder, Torino Meite until end of season with option to buy
Ramos played on painkillers with Athletic due to knee problems
Barcelona's presidential election is scheduled to take place on March 7
Sir Alex Ferguson: Fortunately, I was retired when I watched Liverpool play in the last two years