Indonesia

Aksi Timnas U-19 Tekuk Qatar hingga Corona Dunia Tembus 30 Juta Kasus

Jakarta -

Skuad Tim nasional Indonesia U-19 sukses menekuk Qatar 2-1 dalam laga uji coba, Kamis (17/8/2020). Sempat tertinggal 1-0 di awal babak pertama, Garuda Muda berhasil comeback lewat eksekusi penalti Brylian Aldama dan lesatan Mochammad Supriadi.

Sementara itu, per Jumat (18/9/2020) kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia sudah melewati 30 juta. Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus tertinggi, menyentuh 6.674.070 kasus dan 197.615 kematian.

Selain dua berita di atas, ada beberapa berita lain yang paling banyak dibaca oleh detikers. Berikut Top 5 News edisi Jumat (18/9/2020).

1. Timnas U-19 Kalahkan Qatar 2-1

Pasukan Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yong berhasil mengalahkan Qatar. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kroasia Garuda Muda unggul 2-1 dari Qatar.

Di awal babak pertama, Indonesia mendapatkan banyak tekanan, memanfaatkan dua pemain sayapnya. Gempuran Qatar berbuah hasil di menit ke-12. Tembakan keras Al-Mehairi merobek gawang Indonesia yang dikawal Muhammad Adi Satryo.

Tertinggal 1 gol, Indonesia mengambil inisiatif serangan. Hal itu berbuah manis. Hadangan Naif Alhadhrami terhadap Mochammad Supriyadi di kotak penalti, menghasilkan penalti untuk Indonesia. Brylian Aldama yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan peluang hingga skor menjadi imbang 1-1 di menit 17.

Indonesia akhirnya berbalik unggul 2-1 di menit ke-84 lewat gol Supriadi, memanfaatkan umpan silang mendatar dari Beckham Putra. Indonesia akan kembali bersua Qatar di laga uji coba pada Minggu (20/9/2020).

Artikel Selengkapnya: Tae-yong Soroti Kekurangan Timnas U-19

2. Kasus Corona Global Capai 30 Juta

Jumlah infeksi virus Corona di seluruh dunia sudah melewati 30 juta kasus. dilansir CNN dan AFP, Jumat (18/9/2020), data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU) mencatat total 30.065.728 kasus Corona kini terkonfirmasi secara global.

Sementara itu, total kematian corona secara global berdasarkan catatan JHU telah menyentuh 944.604 orang.

Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan kasus infeksi virus Corona terbanyak di dunia, yaitu 6.674.070 kasus dan 197.615 kematian. India ada di posisi kedua dengan total 5.118.253 kasus dan 83.198 kematian. Selanjutnya ada Brasil dengan total 4.455.386 kasus Corona dan 134.935 kematian. Kasus Corona di tiga negara tersebut mencakup 50 persen dari total kasus secara global.

Kawasan Asia mencatat tambahan kasus baru paling banyak dalam sepekan terakhir, dengan total 742.286 kasus. Lebih dari 80 persennya ada di India.

Dalam sepekan terakhir, India mencatatkan paling banyak kasus baru Corona. Jumlahnya mencapai 650.231 kasus.

Artikel Selengkapnya: Total Kasus Corona Global Lampaui 30 Juta

3. Jasad 5 ABK Ditemukan di Freezer Kapal

Anggota Polres Kepulauan Seribu menemukan lima jasad anak buah kapal (ABK) Kapal Starindo Jaya Maju VI di dalam freezer. Hal ini terkuak saat polisi menggelar patroli dalam rangka operasi yustisi di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Saat polisi menanyakan jumlah ABK kepada nakhoda, jumlahnya tidak sesuai dengan manifes. Polisi juga melihat gelagat mencurigakan dari para ABK, sehingga polisi melakukan pemeriksaan. Para ABK pun mengaku ada lima rekan yang meninggal dunia dan disimpan di dalam freezer.

Anggota patroli kemudian melaporkan temuan jenazah tersebut ke Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry. Morry kemudian memerintahkan anggotanya merapatkan kapal tersebut ke Kapal Marina.

Setiba di Pantai Marina, nakhoda dan para ABK dites rapid. Sementara itu, kelima jenazah dikirim ke RS Polri untuk divisum.

Artikel selengkapnya: Ngeri! 5 ABK Ditemukan Tewas

4. Demo Massa di Kendari Berujung Rusuh

Demo di Kendari meminta pengusutan kasus penghinaan terhadap masyarakat adat Tolaki di Kolaka berujung rusuh.

Beberapa orang dari massa demo tampak membawa tongkat dan memukulkan tongkat tersebut ke papan toko, umbul-umbul di jalan raya. Beberapa orang lainnya membawa bendera kelompoknya, ada juga yang membawa bendera Merah Putih.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Ferry Walintukan menerangkan, demo terjadi pada Kamis (17/9/20) pukul 14.00-15.00 WITA. Pendemo melayangkan tuntutan kepada polisi agar segera menuntaskan kasus penghinaan terhadap masyarakat adat Tolaki. Massa juga menuntut Kapolda Sultra menemui mereka di perempatan jalan.

Polisi sempat menangkap empat orang usai kejadian. Namun semuanya dibebaskan karena tidak terbukti terlibat. Polisi dan tokoh masyarakat adat Tolaki juga sudah bertemu kemari untuk mencegah demo rusuh ini terulang.

Artikel Selengkapnya: Polda Sultra Janji Terbuka Tangani Kasus Penghinaan Suku Tolaki

5. Rekonstruksi Istri Tusuk Suami di Mampang

Seorang wanita berinisial RK diamankan polisi setelah menusuk suami sirinya, Hendra Saputra hingga tewas di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. RK beralasan dirinya melakukan perlawanan karena ditodong pisau oleh sang suami.

Hal itu terungkap dalam proses rekonstruksi yang digelar di Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2020). Korban awalnya meminta uang kepada pelaku untuk membeli rokok. Namun, pelaku tak mau memberikan uang. Hal itu membuat korban geram dan mengancam dengan sebilah pisau.

Namun, pelaku berhasil merebut pisau yang dipegang korban. Pisau itu kemudian digunakan untuk menusuk korban.

Korban mengalami pendarahan hebat akibat luka tusukan itu. Namun, saat hendak dibawa ke puskesmas, korban sudah tidak bernyawa.

Artikel selengkapnya:Begini Perlawanan Istri Penusuk Suami

(ega/ega)

Football news:

Troy deeney: I was called a black asshole, and social media said it wasn't racist. Do companies even want to change this?
Miralem Pjanic: Sorry didn't trust the players at Juventus. It's a shame when people are judged incorrectly
Wenger on why he didn't mention Mourinho in the book: he Didn't want to talk about Jose, Klopp or Pepe because they are still working
The perfect project to lose money. An idea for dreamers. Tebas on the European Premier League
The Catalan authorities refused to postpone the referendum on a vote of no confidence in Bartomeu. It will be held on November 1-2
La Liga President on Messi's departure: It won't be a drama for us. And his reputation will suffer
Ronaldo is a fan of the UFC. Rooting for Khabib, training with Conor, signed up for all the top fighters