logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

AS Kerahkan 3 Ribu Pasukan ke Arab Saudi Hadapi Ancaman Iran

WASHINGTON – Amerika Serikat mengumumkan pengerahan pasukan militer tambahannya ke Arab Saudi pada Jumat (11/10/2019) untuk meningkatkan pertahanan kerajaan. Hal itu dilakukan setelah serangan ke fasilitas minyak Saudi pada 14 September. Washington dan Riyadh menuduh Iran sebagai aktor penyerangan tersebut.

Melansir VOA Indonesia, Minggu (13/10/2019), dari laporan Reuters, Pentagon menegaskan pengerahkan tersebut termasuk skuadron tempur, sayap ekspedisi udara dan personel pertahanan udara. Pengerahkan itu dilakukan bersama dengan 200 pasukan ke Arab Saudi yang diumumkan bulan lalu, sehingga total pengerahan mencapai sekitar 3.000 tentara, katanya.

Ketegangan AS-Iran telah meningkat sejak Mei 2018. Saat itu pemerintahan Trump menarik diri dari perjanjian nuklir internasional 2015 dengan Teheran yang membatasi program nuklirnya sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi.

Pentagon mengonfirmasi pengerahan pasukan dalam jumlah besar ke Arab Saudi.

Ketika Trump mengembalikan sanksi AS, meningkatkan tekanan pada ekonomi Iran, telah ada serangkaian serangan yang dituduhkan Washington dan sekutu dekat pada Iran, termasuk serangan terhadap fasilitas pemrosesan minyak mentah terbesar di dunia. Iran menyangkal sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Kilang minyak milik Saudi Aramco (Foto : VOA Indonesia/AP)

Dalam upaya untuk melindungi Arab Saudi, Pentagon mengatakan akan mengirim dua baterai Patriot tambahan dan satu sistem Pertahanan Area Ketinggian Tinggi Terminal (Terminal High Altitude Area Defense system/THAAD).

Sekretaris Pertahanan AS, Mark Esper, mengatakan penyebaran itu dirancang untuk menghalangi Iran.

"Kami pikir penting untuk terus mengerahkan pasukan untuk mencegah dan mempertahankan dan mengirim pesan ke Iran: Jangan menyerang negara berdaulat lain, jangan mengancam kepentingan Amerika, pasukan Amerika, atau kami akan merespons," kata Esper kepada wartawan saat konferensi pers.

Trump mengatakan Amerika Serikat tidak akan menanggung biaya penempatan tersebut. "Arab Saudi, atas permintaan saya, telah setuju untuk membayar kami untuk semua yang kami lakukan," katanya kepada wartawan.

Themes
ICO