Indonesia

Atalanta vs PSG, Gasperini Ungkap Penyebab La Dea Kurang Menggigit

LISBON – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, membantah anak asuhnya kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) karena kurang tajam. Menurutnya, La Dea sudah mengerahkan segala kemampuan dan harus beradaptasi dengan absennya penyerang andalan, Josip Ilicic.

Seperti diketahui, PSG sukses menaklukkan Atalanta secara dramatis dengan skor 2-1 pada Perempatfinal Liga Champions 2019-2020, Kamis (13/8/2020) di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal. Kemenangan itu diraih setelah Gli Orobici unggul lebih dulu pada menit 26 lewat kaki Mario Pasalic.

Setelah itu, laga praktis menjadi milik PSG. Namun, Les Parisiens baru bisa mencetak gol pada injury time babak kedua lewat Marquinhos dan Eric Maxim Choupo-Moting. Kedua gol tersebut seakan menandakan Atalanta sudah kelelahan hingga kehilangan fokus dan kurang tajam di depan.

Baca juga: Disingkirkan PSG, Gasperini Yakin Masyarakat Bergamo Tetap Bangga pada Atalanta

Atalanta unggul lebih dulu lewat Mario Pasalic (Foto: Twitter/@ChampionsLeague)

Anggapan itu dibantah keras oleh Gian Piero Gasperini. Menurutnya, Atalanta tidak kelelahan kendati harus melewati jadwal padat di Liga Italia 2019-2020 pada Juni-Agustus. Kurang dahsyatnya serangan mereka lebih dikarenakan absennya pemain kunci, Josip Ilicic.

“Kami bukannya tidak tajam, tetapi PSG punya pemain yang mampu memberikan reaksi. Mereka bisa mengubah kecepatan dalam waktu singkat dan lolos dari penjagaan. Neymar, (Kylian) Mbappe, dan juga yang lain, bisa melakukannya dalam level tertinggi,” papar Gian Piero Gasperini, dikutip dari Football Italia, Kamis (13/8/2020).

“Menurut saya, kami sudah bermain dengan kekuatan kami, gol Pasalic mengingatkan saya pada penyelesaian akhir Josip Ilicic. Kami tidak terlihat begitu menyerang, mungkin karena harus menggantikan Ilicic dengan pemain tengah yang punya karakter berbeda,” sambung pria asal Italia itu.

Football news:

Pep about 3:1 with Wolverhampton: Sometimes Manchester City enter the season quickly, sometimes they don't. We played well
Kevin de Bruyne: Wolverhampton have caused Manchester City problems before. I am glad that we played well
Stefano Pioli: Milan are confident, can grit their teeth and fight. Zlatan proves that he is a champion
Ibrahimovic on the Bologna double: If I was 20 years younger, I would have scored a couple more. But I'm not old
Cavani's entourage and Atletico discussed a two-year contract at a hotel meeting
Abramovich is suspected of secretly investing in players of other clubs
Ibrahimovic has scored 23 consecutive seasons at club level