Indonesia

Bos Petronas Heran Banyak yang Ragukan Kualitas Morbidelli

MOL – Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku heran dengan banyak orang yang menaruh keraguan terhadap kualitas yang dimiliki oleh salah satu pembalapnya, yakni Franco Morbidelli. Padahal menurut Razali, Morbidelli adalah sosok pembalap yang sangat berkualitas.

Sebagaimana diketahui, Morbidelli sendiri pertama kali merasakan sengit persaingan di kelas MotoGP pada musim 2018. Pada saat itu, Morbidelli direkrut oleh Tim Marc VDS Honda untuk menjadi pembalapnya.

Morbidelli pun sempat diprediksi bisa langsung menunjukkan kualitasnya pada musim debut di kelas MotoGP. Terlebih Morbidelli tampil di MotoGP 2018 dengan mengemban status sebagai juara dunia Moto2 musim sebelumnya.

Franco Morbidelli

Akan tetapi, penampilan Morbidelli pada tahun perdananya mentas di kelas MotoGP jauh dari yang diharapkan. Morbidelli terlihat begitu kesulitan beradaptasi dengan motor MotoGP, sehingga gagal kompetitif dengan hanya berada di posisi ke-15 di klasemen akhir MotoGP 2018.

Pada MotoGP 2019, Morbidelli mulai menunjukkan peningkatan performa. Ya, Morbidelli beberapa kali mampu menyelesaikan balapan di MotoGP musim lalu dengan menempati posisi 10 besar. Hal itu pun mampu membawa Morbidelli finis di posisi ke-10 pada klasemen akhir MotoGP 2019.

Baca Juga: Gagal Podium di Catalunya, Morbidelli Soroti Kecepatan Motor Yamaha

Baru pada MotoGP 2020 Morbidelli benar-benar menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Ya, sejauh ini, Morbidelli sudah mengoleksi dua podium. Bahkan ia sempat memenangkan balapan di MotoGP San Marino 2020, dan hampir meraih podium ketiganya di MotoGP Catalunya 2020.

Meski begitu, performa mengesankan Morbidelli di MotoGP 2020 tetap kurang mendapatkan apresiasi. Terlebih jika melihat apa yang berhasil ditorehkan oleh sang tandem, Fabio Quartararo, di MotoGP 2020. Kondisi tersebut pun membuat Razali merasa sangat heran.

Football news:

Hans-Dieter flick: I Hope Alaba will sign a contract with Bayern. Our club is one of the best in the world
Diego Maradona: Messi gave Barca everything, brought them to the top. He was not treated the way he deserved
Federico Chiesa: I hope to leave my mark in Juve. We will achieve great results
The Coach Of Benfica: I don't want us to look like the current Barcelona, it has nothing
Guardiola on returning to Barca: I'm happy at Manchester City. I hope to stay here
Fabinho will not play with West ham due to injury
Ronald Koeman: Maradona was the best in his time. Now the best Messi