Indonesia

Dibesut Pelatih Indonesia, Tunggal Putra Thailand Rasakan Progres Penampilan

TRIBUNNEWS.COM - Performa impresif mampu ditunjukkan oleh tunggal putra Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dalam ajang Indonesia Open 2019.

Berstatus sebagai pemain muda yang tak diunggulkan, Kantaphon Wangcharoen di luar dugaan mampu menembus semifinal Indonesia Open 2019.

Perjalanan Kantaphon Wangcharoen untuk lolos ke babak empat besar turnamen BWF World Tour Super 1000 itu sendiri jauh dari kata mudah.

Pada babak pertama dan kedua Indonesia Open 2019, Wangcharoen sudah harus melalui duel alot yang berakhir dalam tiga set berdurasi lebih dari 80 menit.

Akan tetapi, pemain 20 tahun itu berhasil melalui ujian dan mengalahkan Kanta Tsuneyama (Jepang) kemudian Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia).

Baca Juga: Indonesia Open 2019 - Ada 5 Pemain Non-Unggulan pada Babak Semifinal

Performa apik Kantaphon Wangcharoen itu berlanjut pada fase perempatfinal, Jumat (19/7/2019), kala menghadapi Huang Yu Xiang (China).

Kali ini, Wangcharoen "hanya" butuh 39 menit untuk menyudahi perlawanan Huang dengan skor akhir 21-10, 21-17.

Kantaphon Wangcharoen pun merasa senang dengan rangkaian hasil positif yang didapatkannya pada ajang Indonesia Open 2019.

Halaman Selanjutnya >>>

Football news:

Ralf Hasenhuttl: the Boys fully deserved a draw with Manchester United
Real need to score 2 points in 2 matches for the championship
Solskjaer on Southampton's 96th-minute goal: Manchester United won a lot of games like this. This is football
Inter came in second place in Serie A. Juventus has 8 points more, with 6 more rounds to play
Maguire on the draw with Southampton: We controlled the game and did enough to win
Maradona could become the face of the world Cup-94 for 100 million dollars. Diego refused – the contract required him to take American citizenship
Benzema scored his 19th La Liga goal. Messi Has 22