logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Dikira Hilang, Gigi Palsu Seorang Pria Ditemukan di Tenggorokannya 8 Hari Kemudian

SEORANG pria berusia 72 tahun bingung karena kondisi tenggorokannya tiba-tiba memburuk, dan dia tidak mengetahui penyebabnya. Menyusul operasi kecil di perutnya, pria merasakan sakit, batuk darah dan tidak dapat menelan makanan padat selama sepekan.

Dokter ruang gawat darurat yang memeriksa bagian belakang tenggorokan pria itu, mereka tidak menemukan sesuatu yang aneh. Setelah memerintahkan dilakukannya rontgen dada dan tes darah, mereka memberi tahu pria itu bahwa ia menderita infeksi saluran pernapasan bawah dan ia dikirim pulang dengan obat-obatan.

Mereka menduga rasa sakit itu merupakan efek samping yang bertahan lama karena tabung dimasukkan ke tenggorokannya selama operasi.

Barulah ketika kondisi pria itu memburuk, yang membuatnya melakukan kunjungan kedua ke ruang gawat darurat, dokter akhirnya menemukan sumber sebenarnya dari rasa sakit yang dia derita: gigi palsu yang dia kira hilang selama operasi delapan hari yang lalu ternyata masuk ke dalam tenggorokannya dan selama ini berada di sana.

Kasus itu dipublikasikan di sebuah artikel di jurnal peer-review BMJ Case yang diterbitkan pada Senin. Namun, artikel tersebut tidak menyebutkan identitas pria itu atau rumah sakit tempatnya dirawat.

Artikel yang ditulis oleh Harriet A. Cunniffe, ahli otolaringologi di Rumah Sakit James Paget University di Inggris itu membawa perhatian pada risiko meninggalkan gigi palsu di mulut pasien yang menjalani operasi yang memerlukan anestesi umum.

"Tidak ada pedoman nasional tentang bagaimana gigi palsu harus dikelola selama anestesi," catat Cunniffe sebagaimana dilansir NDTV, Jumat (16/8/2019). Dia menambahkan bahwa banyak rumah sakit membiarkan gigi palsu dibiarkan di tempat sampai tepat sebelum pasien diintubasi.

Tidak jelas mengapa gigi palsu pria itu tidak diambil selama operasi untuk menghilangkan benjolan jinak dari dinding perutnya, tetapi pada saat ia bangun, gigi-gigi itu tidak ditemukan. Laporan itu mengatakan bahwa setelah meyakini gigi palsu itu salah diletakkan di rumah sakit, pensiunan tukang listrik itu pulang dan sepertinya tidak memikirkannya lagi. Namun, enam hari kemudian dia berada di ruang gawat darurat.

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO