logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Dosen dan Mahasiswa Yogyakarta Tolak Revisi UU KPK

INILAHCOM, Yogyakarta - Ratusan mahasiswa dan dosen sejumlah perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi unjuk rasa menolak revisi UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).

Aksi ratusan orang ini dilakukan dengan cara long march dari Taman Parkir Abu Bakar Ali sekitar pukul 14.15 WIB, Kamis (12/9/2019). Selanjutnya mereka berjalan kaki menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY di Jalan Malioboro.

Massa membentangkan spanduk berisi dukung kepada lembaga anti rasuah itu. Spanduk itu bertulisan 'Menolak!!! Rancangan RUU KPK secara keseluruhan #SaveKPK', 'Dewan Pelindung Rampok', 'Revisi UU KPK membunuh KPK', dan lainnya.

Presiden Jokowi sebelumnya sudah menyetujui revisi UU KPK. Surat Presiden yang berisi persetujuan revisi UU KPK sudah diteken dan dikirim ke DPR. Istana memastikan DIM revisi UU KPK yang dikirim pemerintah, banyak merevisi draf DPR.

"Tapi bahwa DIM yang dikirim pemerintah banyak merevisi draf yang dikirim DPR. Pemerintah sekali lagi, presiden katakan KPK adalah lembaga negara yang independen dalam pemberantasan korupsi, punya kelebihan dibandingkan lembaga lainnya. Sepenuhnya presiden akan jelaskan lebih detail. Proses saya kira sudah diterima DPR," kata Mensesneg Pratikno kepada wartawan, Rabu (11/9).

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO