Indonesia

Fakta Kasus Aborsi di Jakpus, Seluruh Proses Hanya Memakan Waktu 15 Menit

Merdeka.com - Polisi melakukan reka adegan terhadap kasus aborsi di klinik Aborsi yang terletak di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (25/9). Ada 63 adegan yang diperagakan oleh para pelaku. Adegan yang diperagakan ternyata dilakukan dengan cepat sekali.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, mulai dari pasien masuk ke dalam ruang USG untuk mengecek kandungannya hingga ke ruang pemulihan hanya memakan waktu 15 menit.

"Asumsi yang kami dapat, dari persiapan si pasien masuk ke klinik sampai dengan pemulihan itu estimasi waktunya hanya 15 menit saja," katanya dalam keterangannya, Jumat (25/9).

Dia memaparkan setiap proses tindakan tersebut. Awalnya, pasien dicek dulu usia kandungannya. Klinik aborsi ini masih melayani pasien yang mau menggugurkan kandungan dengan usia maksimal 12 minggu. Selanjutnya kata Calvin.

Setelah mengecek kandungannya dengan USG, pasien langsung ke tahap inti yaitu proses pengguguran kandungan dengan cara divakum. Proses ini hanya memakan waktu 5 menit. Sangat lah singkat, kemudian tahapan terakhir yaitu penghilangan barang bukti.

"Proses vakum hanya 5 menit, kemudian tahapan terakhir, penghilangan barang bukti. Di praktik ini dilakukan tanpa adanya bahan kimia, berbeda dengan tkp sebelumnya dilakukan tanpa adanya bahan kimia," ujarnya.

Penghilangan barang bukti dibuktikan saat tim penyidik membuka septic tank yang berisi gumpalan darah hasil aborsi. Jadi setiap ada pasien yang diaborsi, asisten dokter bertugas membuang gumpalan darah hasil aborsi ke toilet yang ada di ruang tindakan.

Calvin juga mengatakan bahwa ada banyak fakta-fakta baru yang ditemukan di lapangan saat reka adegan. Fakta-fakta tersebut akan dikembangkan untuk mengungkap praktik serupa. [fik]

Football news:

FIFA about Bartomeu's words about the European super League: we do not know about any agreement
Brother, don't give up on him. He's playing against us. Benzema asked Mendy not to give the ball to Vinicius at half-time of the match with Borussia
In 2010, Pirlo negotiated with Barca. The main playmaker of the generation was ready to go to Pep even in the rotation
Chugainov about Loko in the Champions League: there are Chances to get out of the group. The team looks confident and worthy
Bayern and Alaba failed to agree a new contract for the third time
Atalanta and Ajax showed smart football: a lot of traps and subtle changes on the move
Vadim Evseev: I liked the locomotive for its boldness. Not afraid to play football, well done