Indonesia
This article was added by the user Anna. TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Henrikus Jual 400 Ribu Data Nasabah Bank untuk Kirim Pesan Penipuan

Jika pernah menerima pesan seluler berisi tawaran judi online dan informasi mendapat hadiah tunai, bisa jadi nomor HP kita termasuk yang diperjualbelikan Henrikus. Dia kulakan 400 ribu data nasabah bank yang bersumber dari oknum pegawai bank.

HENRIKUS Tri Yudo Dewanto mampu kulakan ratusan ribu data nasabah bank dari oknum pegawai bank. Harganya terbilang murah. Hanya dengan membayar Rp 100 ribu, dia bisa memperoleh 300 ribu data nasabah bank. Baik bank swasta maupun bank pelat merah.

”Saya mulai membeli data nasabah untuk kali pertama sekitar pertengahan 2020,” ujar Henrikus saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dia awalnya bertransaksi dengan M. Arifuddin, pengepul data nasabah. Henrikus hanya mentransfer Rp 100 ribu untuk mendapatkan data nasabah dari dua bank swasta dan satu bank pelat merah. Arifuddin yang kini masih buron mengumpulkannya dari para oknum pegawai bank.

Henrikus juga bertransaksi dengan M. Yuman Darmansyah, pengepul lainnya. Dia juga hanya membayar Rp 100 ribu kepada Yuman setiap bertransaksi. ”Sudah tiga kali beli dari Yuman. Total, ada 50 ribu data nasabah,” katanya.

Modusnya, Henrikus yang mengenal para pengepul melalui media sosial ini mentransfer uang. Setelah itu, data nasabah dikirimkan ke alamat e-mail-nya melalui Google Drive. Menurut dia, data nasabah yang diterimanya cukup lengkap. ”Yang pasti, ada nama alamat dan nomor HP. Ada juga alamat kantor dan nomor kartu kredit,” ungkapnya.

Setelah mengantongi data nasabah tersebut, Henrikus menjualnya lagi secara online dari rumahnya di Pantai Mentari, Kenjeran. Cara penjualannya sama ketika dia membelinya dari para pengepul. ”Saya beli untuk dijual lagi lewat online. Pengirimannya dilakukan melalui Google Drive,” jelasnya.