logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Israel Bantah Kesepakatan dengan Yordania Telah Berakhir

TEL AVIV - Israel membantah bahwa perjanjian dengan Yordania, mengenai penyeawaan dua bidang tanah, telah berakhir. Penyewaan dua bidang tanah milik Yordania, yakni Ghumar dan Al-Baqoura, adalah bagian dari kesepakatan damai yang dicapai kedua negara 25 tahun lalu.

Pasukan Pertahanan Israel atau IDF menuturkan bahwa perjanjian sewa kedua bidang tanah itu telah diperpanjang hingga April mendatang, meskipun dengan pembatasan baru.

"Sebagai kelanjutan dari musyawarah mengenai pengaturan diplomatik di kantong Tzofar, pasukan keamanan melindungi daerah itu dan bekerja sama dengan masyarakat," kata IDF dalam sebuah pernyataan.

"Pekerjaan petani di daerah kantong terus tunduk pada perjanjian dan koordinasi," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (11/11/2019).

Sebelumnya, Raja Abdullah II mengatakan dalam pidatonya di depan kabinet baru pemerintah bahwa Jordan akan mengakhiri apa yang dia sebut pendudukan atas dua wilayah, Ghumar dan Al-Baqoura. "Kami akan emaksakan kedaulatan penuh pada setiap inci dari kedua wilayah tersebut," kata Raja Abdullah dalam pidatonya.

Israel, yang telah menguasai kedua bidang tanag itu selama lebih dari 70 tahun, telah diizinkan untuk menyewakan daerah-daerah di bawah perjanjian damai 1994. Salah satu daerah, adalah situs populer di Israel utara, dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai "Pulau Perdamaian."

(esn)

Themes
ICO