Indonesia

Istri Hamil Tua, Warga Palembang Berikan Motor Usai Ditodong Begal Pakai Pistol

Merdeka.com - Aksi begal menggunakan senjata api rakitan kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera, perbatasan Ogan Ilir-Palembang. Kali ini pasangan suami istri harus kehilangan sepeda motor dan barang-barang berharga lain setelah dirampok kawanan pelaku.

Peristiwa itu dialami Wahiddudin (34) bersama istrinya, Eva Susanti (32), saat melintas menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox di Jalan Lintas Timur Palembang-Indralaya KM 18, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Selasa (7/7) pukul 04.00 WIB.

Mereka bermaksud pulang ke Palembang setelah berkunjung ke rumah keluarganya di Kayuagung, Ogan Komering Ilir.

Di TKP, mereka dikejar enam pelaku menggunakan tiga motor. Pelaku meletuskan senjata api dua kali dan langsung mengadang korban.

Korban kaget sehingga membuat pasangan itu terjatuh. Wahiddudin lantas menyelamatkan istrinya yang hamil enam bulan karena takut membahayakan janinnya.

Kemudian, keenam pelaku mengelilingi kedua korban, dua pelaku di antaranya menodongkan pistol ke arah korban dengan ancaman menyerahkan sepeda motor dan barang berharga.

Takut terjadi apa-apa, korban memberikan apapun yang diminta kawanan begal. Mereka kehilangan sepeda motor Yamaha Aerox, laptop, harddisk, dua unit telepon genggam, dan uang Rp500 ribu.

"Mereka bilang jangan melawan, serahkan saja semuanya, kalau tidak ditembak. Makanya saya serahkan semuanya karena takut istri ada apa-apa, apalagi kami ditodong pistol," ungkap korban Wahiddudin saat melapor ke SPKT Polda Sumsel, Selasa (7/7).

Saat hendak membawa kabur motor itu, kawanan pelaku tak bisa menyalahkannya karena tak ada kunci kontak. Tak lama, salah satu pelaku menggeledah saku celana korban dan ditemukanlah kuncinya.

"Sengaja saya simpan biar mereka tidak bisa membawa motor saya, hampir dibiarkan. tapi ada pelaku yang ngerti, dia temukan kunci kontak di saku," kata dia.

Sesuai kejadian, pasutri ini berjalan sekitar 1 kilometer di jalanan yang masih sepi. Beruntung, mereka diselamatkan bus AKAP dan diantar ke kantor polisi.

"Kami minta mereka ditangkap semua karena banyak kerugian kami alami, kami juga nyaris terbunuh," harapnya.

Pamin 3 SPKT Polda Sumsel AKP Aidil Fitriansyah mengatakan, kasus ini telah dilimpahkan ke Jatanras Ditreskrimum untuk proses lebih lanjut. Penyidik gabungan dari Polda Sumsel, Polres Ogan Ilir, dan Polsek Indralaya telah melakukan olah TKP.

"Mudah-mudahan kawanan itu segera tertangkap, kami saling backup untuk mempercepat pengungkapan," tutupnya. [gil]

Football news:

Latvian Stepanov is Wenger's worst transfer. Arsene did not understand that Bergkamp admired him for a joke – and signed
Berbatov – Bale: Gareth, I want to see you play football!
Arturo Vidal: Bayern are always the favourites, but Barcelona is the best team in the world
Kike Setien: Lewandowski is a great player, but he is not on the level of Messi
The great Milan of the noughties are already coaches: Gattuso is rebuilding Napoli, Shevchenko is going to the Euro, some are still at the club
The Premier League will not have a winter break in the 2020/21 season. Start-September 12, end-may 23
Liverpool have entered talks with Bayern over Tiago