Indonesia

Jelang HUT RI, Penjual Bendera Gigit Jari di Tengah Pandemi Covid-19

Merdeka.com - Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang tinggal menghitung hari. Setiap tahun jika menjelang 17 Agustus ruas-ruas di jalanan akan dipenuhi pedagang musiman yang menjual bendera merah putih.

Namun, ada yang sedikit berbeda pada tahun 2020 kali ini. Sejak virus Covid-19 masuk ke Indonesia dan memengaruhi berbagai sektor. Tidak terkecuali pedagang bendera yang merasakan dampak dari Covid-19 ini.

Salah seorang penjual bendera merah putih di jalan Gajah Mada, Bandar Lampung, Ahmad yang sudah berjualan bendera dan sejenisnya selama lima tahun. Penjual musiman ini memilih berjualan bendera sebagai sampingan karena pendapatan yang terbilang lumayan.

Pria berusia 50 tahun ini mengaku penjualannya turun hingga 75 persen. Stok bendera yang dipesan Ahmad ikut berkurang beriringan dengan produksi pabrik yang juga dikurangi akibat dari pandemi Covid-19.

Pria asal Garut yang menjual bendera mulai dari awal Agustus mengaku mendapat omzet mencapai Rp 10 juta dalam waktu dua minggu pada tahun-tahun sebelumnya. Berbanding jauh di tahun ini, diakuinya bahkan cukup sulit untuk mendapatkan Rp 5 juta. Kini dalam satu hari, Ahmad hanya menjual 15 bendera saja.

Bendera yang dijual beragam harganya, untuk umbul-umbul dihargai Rp 20 ribu, bendera ukuran kecil Rp 15 ribu, dan bendera ukuran besar Rp 40 ribu.

Menurut Ahmad, pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh untuk pendapatannya. Pedagang asal Garut lain yang biasa berjualan bersama Ahmad, kini banyak yang memilih tak berjualan. Hal ini dikarenakan sulitnya perizinan dan test kesehatan yang harus dilakukan jika mereka ingin berjualan di luar daerah.

Tidak jauh berbeda, Nani yang sudah berjualan bertahun-tahun sangat merasakan perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. Wanita berusia 60 tahun ini sehari-hari mengandalkan penjualan bendera untuk menghidupi dirinya. Stok bendera yang dimilikinya juga stok lama karena penjualan yang menurun hingga 50 persen. Tidak heran lagi bagi Nani jika dalam satu hari tidak laku satu pun dari dagangannya.

Pada tahun sebelumnya bendera merah putih yang dijahitnya sendiri ini sejak mulai bulan Juli pada tahun-tahun sebelumnya sudah ramai pembeli, tapi di tahun ini hingga memasuki bulan Agustus penjualannya juga sangat sedikit.

"Alhamdulillah, karena saya tinggal sendiri, masih cukup untuk diri sendiri, meski ada yang dibantu sama anak juga," ujar Nani, Senin (10/8).

Bendera yang dijual ini berkisar Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, tapi sejak adanya Covid harganya jadi turun jadi Rp 20 ribu saja. "Harganya uda turun jadi Rp 20 ribu aja masih ada yang tawar," katanya.

Reporter Magang: Febby Curie Kurniawa [ded]

Football news:

Maccabi entered the Champions League without 11 players due to covid. UEFA allows you to play if there are 13 players from the application
Ole Gunnar Solskjaer: De Gea saved us for years, Henderson did the same today. Lingard played well
The semed said goodbye to Barcelona: Thank you for the opportunity to realize the dream. Eternally grateful
Juve have leased Morata from Atletico for 10 million euros with the right to buy out for 45 million
Barcelona and Atletico have agreed a move for Suarez (Fabrizio Romano)
At the 1950 world Cup, Amateurs from the United States beat England. The coach of the Americans compared their players to sheep, and the author of the winning goal went missing
Dan Henderson made his debut for Manchester United at the age of 23. He made 141 appearances on loan