Indonesia

Kasus Pencucian Uang Wawan Tak Terbukti, KPK Hormati Putusan Hakim

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang menilai, tindak pidana pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tidak terbukti. Wawan hanya terbukti melakukan korupsi terkait pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan.

“Kita semua tentu harus hormati putusan Majelis Hakim,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (16/7).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menuturkan, khusus dakwaan TPPU sejak awal KPK meyakini terkait bukti-bukti yang dimiliki. Menurutnya, jaksa penuntut umum (JPU) KPK telah membuktikannya melalui sejumlah saksi yang dihadirkan ke persidangan.

“Dari awal KPK yakin atas bukti-bukti yang dimiliki dan sudah kami perlihatkan secara jelas dan lengkap di dalam persidangan,” cetus Ali.

Ali menuturkan, JPU KPK saat ini bersikap pikir-pikir untuk mempertimbangkan putusan Hakim. Guna mengambil langkah hukum banding atau tidak.

“JPU saat ini bersikap pikir-pikir dan akan pelajari pertimbangan putusan majelis hakim selama tujuh hari ke depan, guna mengambil langkah hukum berikutnya,” tukas Ali.

Sebelumnya, Bos PT Balipasific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta. Hakim meyakini, Wawan terbukti melakukan korupsi terkait pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banteng dan Kota Tangerang Selatan.

“Menyatakan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan kesatu alternatif kedua,” kata Ketua Majelis Hakim, Ni Made Sudani membacakan amar putusan di PN Tipikor Jakarta, Kamis (16/7).

Namun, tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak terbukti. Padahal, Wawan didakwa TPPU pada periode 2010-2019 mencapai Rp 479.045.244.180 dan dalam kurun waktu 2005—2010 sebesar Rp 100.731.456.119.

“Menyatakan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan TPPU sebagaimana dakwaan kumulatif kedua dan dakwaan ketiga,” ujar Ni Made.

Suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany ini pun dijatuhkan hukuman tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp 58.025.103.859. Apabila tidak dibayarkan, hartanya akan disita untuk membayar uang pengganti.

“Apabila hartanya tidak cukup, uang pengganti diganti dengan pidana kuruang selama satu tahun,” cetus Ni Made.

Wawan dinilai terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Namun, Wawan tidak terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 65 KUHP. Serta dakwaan ketiga Pasal 3 ayat (1) huruf a, c dan g Undang-undang Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Hukuman vonis terhadap Wawan lebih rendah dari tuntutan JPU KPK. Wawan dituntut enam tahun penjara serta denda Rp 5 miliar. Serta tuntutan TPPU terhadap Wawan dinilai tidak terbukti oleh Majelis Hakim.

Football news:

Coach Of Brentford: We went from a mid-level team to the third team of the season. This is an incredible achievement
Burnley are not going to sell Tarkowski for less than 50 million pounds
Lester wants to rent Trincou at Barca with the obligation of ransom for 50 million pounds
Scott Parker: Fulham have a lot to progress. And I am happy about it
Manchester United are threatening to pull out of negotiations for Sancho if Borussia do not reduce the price from 120 million euros
Cesc about Casillas: You are a mirror to look into
Lone mascots are another symbol of the year