Indonesia

Kawah Meteorit yang Bikin Dinosaurus Punah Ditemukan di Australia

SIDNEY - Kawah meteorit yang berusia 100 juta tahun lalu berhasil ditemukan oleh penambang emas di Australia. Kawah tersebut diprediksi telah ada sejak zaman dinosaurus masih eksis di Bumi.(Baca juga:Diskon Iuran Jamsostek Tak Mengubah Manfaat Terhadap JKK)

Lebarnya sekitar 5 kilometer. Kawah yang ditemukan di dekat kota Ora Banda di Australia Barat, itu kemungkinan dibuat oleh hantaman meteor dengan besar 200 meter.Baca juga:Resesi Datang, Siap-siap Gelombang PHK Bisa Menjulang)

Terdapat beberapa inti batu yang tak lazim ditemukan oleh Ahli Geologi di perusahaan tambang emas Evolution Mining pada kawah tersebut.

Kemudian, dari hasil pengujian lanjutan, ditemukan adanya kerucut yang hancur di dalamnya. Hal ini sebagai tanda-tanda terjadinya tabrakan meteor.

Saat ini, para ilmuwan dari Curtin University di Perth, Australia, sedang menyelidiki situs Ora Banda pada tingkat mikroskopis.

Jadi, secara khusus tim peneliti akan memeriksa kandungan mineral di kawah tersebut telah menguap dan kemudian menjadi kristal kembali di bawah tekanan tinggi.

“Mereka tidak melakukan uji coba nuklir di Ora Banda. Ini bukti bahwa meteor kuno menghantam lokasi itu," kata Mayers, seprang Ahli Geofisika, dikutip dari Live Science.

(wbs)

Football news:

Kane and Son gave each other 29 assists in the Premier League. Only Lampard and Drogba (36) did it more often
Veron about Messi: Playing in Barca gives him discomfort
Mitryushkin on the move to Fortuna: Germany is a country of goalkeepers. I can learn a lot here
Scott Micromini: There is no point in beating PSG if you don't play the same way with Leipzig
Alejandro Gomez: Have Ricica was the coronavirus, and he fell into a depression. Now everything is fine with him
Lyon wants to rent Griezmann and is ready to give Barca Depay for free in the event of a deal (Okdiario)
In the attack against Bayern, Nikolic can use the Hoffenheim technique-luring into the pressure and a long pass to the Alaba zone