Jakarta (ANTARA) - Anak Bupati Majalengka, Karna Sobahi, IN, telah ditetapkan Polda Jawa Barat menjadi tersangka kasus penembakan terhadap pengusaha kontraktor.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyebutkan surat yang ditunjukkan pihak Habib Rizieq Shihab bukan surat pencekalan, melainkan surat penolakan agar orang itu tidak keluar karena alasan keamanan.

Berita tersebut menjadi terpopuler oleh pembaca di kanal Politik dan Hukum ANTARA pada Kamis (14/11).

Selain itu, Anda dapat menyimak berita menarik Kanal Politik dan Hukum ANTARA lainnya dalam tautan berikut ini:

Ini nama tujuh korban meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali


Kecelakaan yang melibatkan dua bus antarkota antarprovinsi di Tol Cipali kilometer 117,8 jalur B, Subang, Jawa Barat, pada Kamis dini hari mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo W Andiko, saat dihubungi, Kamis, mengatakan, dari tujuh orang meninggal, dua perempuan dan lima laki-laki yang merupakan penumpang bus PO Arimbi.

Identitas tujuh korban meninggal dunia akibat peristiwa nahas tersebut dapat dilihat pada tautan ini. Polisi buru satu orang terkait bom bunuh diri di Polrestabes Medan


Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Mardiaz Dwihananto mengatakan satu orang yang diburu tersebut merupakan pimpinan pengajian terduga pelaku bom bunuh diri yang berinisial RMN (24).

Selengkapnya dapat dibaca di sini. Guru ngaji terduga pelaku bom di Medan dikenal sangat tertutup


Kepala Lingkungan V Kelurahan Belawan I, Indah Pratiwi, Kamis, mengatakan bahwa SA dan keluarganya sangat tertutup dan enggan untuk bersosialisasi kepada warga setempat.

Selengkapnya dapat dibaca di sini. Mertua pelaku bom: RMN berubah sejak enam bulan terakhir


Wakil Kepala Polda Sumatera Utara, Brigadir Jenderal Polisi Mardiaz K Dwihananto, mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi dari mertua pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, RMN (24) terpapar paham radikalisme dan perilakunya berubah sejak enam bulan terakhir.

Selengkapnya dapat dibaca di sini. 12 orang diamankan terkait bom bunuh diri di Polrestabes Medan


Tim gabungan Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Indonesia, Polda Sumatera Utara, dan Polrestabes Medan, menangkap 12 orang terkait bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Selengkapnya dapat dibaca di sini. Akademisi: Usut otak pelaku bom bunuh diri Mapolrestabes Medan


Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Budiman Ginting SH, berharap Polda Sumatera Utara agar mengusut tuntas otak pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan.

Selengkapnya dapat dibaca di sini.


 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019