logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Kemenkeu Beberkan Alasan Jiwasraya Tak Dapat PMN di 2020

Kemenkeu Beberkan Alasan Jiwasraya Tak Dapat PMN di 2020 jiwasraya. ©2018 blogspot.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata mengungkapkan, salah satu alasan tidak masuknya Jiwasraya dalam suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada 2020 mendatang, karena kasus Jiwasraya cukup serius dan tidak bisa hanya diselesaikan melalui PMN saja.

"Kita upayakan apakah, kalau kemudian nanti dengan PMN juga PMN yang harus betul-betul punya prospek dan mengatasi persoalannya. Jangan istilahnya menggarami lautan," kata dia saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12).

Dia mengatakan, dalam upaya menyehatkan Jiwasraya ada beberapa penyertaan modal alternatif lain yang tentu saja tengah dirancang pihaknya dan juga Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Nantinya, Menteri BUMN Erick Thohir sendiri akan melaporkan bagaimana cara mengatasi Jiwasraya.

"Tapi intinya, kita akan tangani permasalahan Jiwasraya tidak harus dengan PMN, makanya caranya bagaimana, tunggu," tandasnya.

1 dari 2 halaman

7 BUMN dapat PMN Rp17,73 Triliun

Kemenkeu akan mengalokasikan bantuan pendanaan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 mencapai sebanyak Rp17,73 triliun. Dari jumlah tersebut nanti salah satunya akan disuntikkan kepada tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, merincikan dari total alokasi PMN sebesar Rp17,73 triliun PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi penerima terbesar yakni Rp5 triliun. Penyertaan dana tersebut akan dipergunakan PLN dalam menyelesaikan pembangunan proyek-proyek ketenagalistrikan.

"Untuk program pengembangan pembangkit listrik termasuk yang berasal dari energi baru dan terbarukan, transmisi, gardu induk, dan listrik pedesaan serta mempercepat penyediaan listrik di seluruh wilayah Indonesia," katanya dalam rapat di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (2/12).

Kemudian alokasi terbesar kedua diberikan kepada perusahaan PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN) yang mencapai sebesar Rp3,76 triliun yang berasal dari konversi utang Subsidiary Loan Agreement (SLA) menjadi ekuitas.

"Ini untuk meningkatkan kepercayaan stakeholder sehingga dapat lebih berperan dalam pengembangan armada maritim nasional serta mendukung nawacita pemerintah dalam wujudkan poros maritim dunia," ujar dia.

Untuk selanjutnya, penyertaan modal melalui PMN terbesar ketiga diberikan kepada PT Hutama Karya yang mencapai sebesar Rp3,5 triliun, kemudian PT Sarana Multigriya Finansial sebesar Rp2,5 triliun, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp 1 triliun, PT Geo Dipa Energi sebesar Rp700 miliar, dan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (PBUI) sebesar Rp270 miliar.

Selain tujuh BUMN itu, pemerintah mengalokasikan PMN sebesar Rp1 triliun ke BUMN dalam rangka penguatan neraca transaksi berjalan yang selama ini telah menjadi permasalahan struktural Indonesia dan terus mengalami defisit yang meningkat.

2 dari 2 halaman

Pantau Audit Keuangan Jiwasraya

Khusus Bidang Komunikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, akan terus melakukan monitoring terkait dengan perkembangan tunggakan polis perusahaan asuransi nasional Jiwasraya. Sampai saat ini, pihaknya pun masih menunggu laporan dari Kejaksaan Agung.

"Tunggu saja. Belum ada (laporan terbaru) " kata dia saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (26/11).

Sembari menunggu laporan dari Kejaksaan Agung, Kementerian BUMN akan memantau audit keuangan Jiwasraya setiap minggunya. Hal tersebut dilakukan, untuk mengetahui perkembangan di tubuh perusahaan.

"Memang sangat intens kemajuannya setiap minggu kita minta. Karena pengen kasih investor makanya harus intens. Untuk buat Jiwasraya semakin baik di mata investor," jelas dia.

Dirinya juga terus berkomitmen untuk mendorong agar keuangan Jiwasraya bisa kembali membaik. Dengan demikian, calon investor yang ingin menyuntikan dananya ke Jiwasraya tak ragu dengan kondisi yang saat ini terjadi.

"Paling enggak dipilih mana yang dipertahankan dan yang jelek gimana jeleknya ditutupi. Ini perkembangannya bagus. Calon investor tunggu. Karena mau jual barang harus diperbaiki ya," tandasnya. [azz]

Baca juga:
Erick Thohir: 3 Deputi Akan Fokus Jalani Tugas Fungsional
Pemerintah Alokasikan Rp 1 T PMN di 2020 Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Mengenal PT PANN, BUMN yang Buat Bingung Menteri Sri Mulyani dan Anggota DPR
Pemerintah Cari Sumber Penyakit BUMN yang Rugi Meski Disuntik PMN
Erick Thohir: Pembentukan Anak Usaha BUMN Tak Jelas Akan Saya Setop
Erick Thohir Bakal Ubah Konsep Super Holding BUMN jadi Sub-Holding, Begini Detailnya

Berikan Komentar

Komentar Pembaca

Themes
ICO