Indonesia

Lakalantas Beruntung di Jalan Sudirman, Ini Penyebabnya

PAREPOS.CO.ID, PARE POS– Warga sekitar pendakian Jalan Jenderal Sudirman sekitar pukul 21.20 Wita, Minggu, 16 September 2018, berhamburan ke jalan. Hal itu disebabkan telah terjadi kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) secara beruntun terhadap tiga unit mobil. Peristiwa tersebut disebabkan truk jenis Dyna dengan nomor polisi DP 8473 PZ tiba-tiba remnya blong di jalan tanjakan Jenderal Sudirman.

Dengan membawa beban 10 ton beras membuat truk tersebut mundur. Dua unit mobil jenis mini bus dibelakangnya pun, sopirnya tak menyangka kalau truk itu mundur karena tidak bisa mendaki. Akhirnya menghantam mobil jenis Honda Mobilio dengan nomor polisi DD 1079 M dan Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1065 SZ. Ke dua mobil tersebut rusak berat. Dalam kecelakaan beruntun itu, tak ada korban jiwa. Hanya ada satu penumpang  di Honda Mobilio yang luka bagian dahinya.

Kecelakaan di jalan tanjakan Jalan Jenderal Sudirman bukan kali pertama. Namun sudah beberapa kali. Rata-rata yang kecelakaan mobil besar, ada yang terbalik, ada juga yang menghantam teras rumah warga sekitar. Kecelakaan beruntun sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh anggota Satlantas Polres Parepare.

Sopir truk, Albert mengaku, saat mobilnya melintas Jalan Sudirman terjadi perlambatan kecepatan saat mendaki. Namun dia mecoba mengover ke gigi satu, tiba sudah tidak bisa mendaki. Dia pun mencoba merem karena mobil sudah mundur. ” Karena remnya juga blong, akhirnya mobil mundur. Sementara sudah ada mobil dibelakang. Kejadiannya begitu cepat dan tiba-tiba,” katanya.

Albert mengatakan, truk yang dibawanya mengangkut beras dengan berat 10 ton yang diambil dari Sidrap untuk diantar ke Kota Makassar. Sementara itu sopir Honda Mobilio, Syam ditemui di lakosi kejadian mengaku, kejadiannya tiba-tiba dan tidak disangka. “Secara tiba-tiba. Di depan saya itu truk kontainer. Di depan mobil kontainer, itu truk tersebut, tapi tidak permah saya sangka kalau itu akan mundur. Sementara mobil kontainer itu selamat setelah melewati truk di sebelah kanan,” katanya.

Sama halnya dengan sopir Avansa, Nohon juga tidak pernah menyangka truk tersebut tiba-tiba tidak bisa mendaki dan akhirnya mundur saat di pendakian. “Untung tidak ada luka di mobil saya. Tapi mobil saya tentunya rusak berat,” katanya. Albert menceritakan kronlogis kejadian itu. “Saat mobil tidak bisa mendaki, mobil coba saya ambil ke kiri sambil mengerem. Saat saya ke kiri, mobil kontainer berhasil lolos mendaki dari arah kanan truk,” beber Albert.

Namun kejdian itu tak bisa dihindari, Avansa dari arah bawah mengambil sisi kiri, dan akhirnya truk yang mundur itu pun terus menyerat Avansa hingga rusak berat bagian depan dan kaki mobil. Sedangkan Honda Mobilio juga rusak berat di bagian depan. Kaca depan hancur dihantam sudut karoseri truk tersebut.

Honda Mobilio ini dari Masamba ke Makassar. Sementara Avansa tersebut dari Tanru Tedong, Sidrap juga tujuan Kota Makassar. (sar/ade)

Football news:

Again, we shake hands with Carlos Tevez 🤝 He will give half a year's salary to the victims of the pandemic
Cesc Fabregas: for me, Messi is the best. He always wants to win
The return matches of the 1/8 final of the Champions League and 6 matches of the Europa League will be held at the stadiums of the host teams
Rivaldo: talking about VAR, Barcelona is trying to distract attention from the real problems of the club
Ribery about the robbery: the Fans and Florence to support me. Fiorentina forever!
Vinicius tested negative for the coronavirus. He will be able to play with Alaves
The tournament-the return of MLS-is still a failure. Spend in Florida (7-11 thousand cases per day), players are afraid of the virus and complain about food