Jakarta (ANTARA) - Ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh orangtua dan Anak dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang berlangsung hari ini. Selain untuk menjalin kedekatan yang lebih dalam, kegiatan bersama juga dapat membangun kreativitas dan kepercayaan diri.

Pandemi COVID-19 dan PPKM membuat seluruh masyarakat untuk berdiam diri di rumah. Meski demikian, HAN tetap menjadi momen yang tepat bagi orangtua untuk memiliki waktu berharga bersama anak di rumah, sekaligus mengajarkan anak untuk selalu bersyukur dan peduli terhadap sesama.

Baca juga: Jelang HAN 2021, KPAI dorong perbaikan di empat isu ini

Berikut ini adalah lima kegiatan antara orangtua dan anak yang dapat dilakukan di rumah untuk merayakan HAN, mengutip keterangan resmi Yayasan Del pada Jumat.

Belajar sambil bermain

Ketika orangtua bermain bersama anak, hal tersebut akan membantu anak-anak untuk mengembangkan keahlian mereka. Mulai dari perkembangan motorik anak, kemampuan sosial dan emosional sampai dengan kemampuan dasar aritmatika.

Di masa pandemi, anak dan orangtua akan banyak menghabiskan waktu bersama, seharusnya momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kedekatan dan hubungan. Hal ini penting karena ketika anak bermain dengan orangtua, mereka akan merasakan rasa aman yang tidak dirasakan saat bermain dengan orang lain.

Pembelajaran yang ingin orangtua sampaikan ke anak juga dapat diterima dengan baik, karena bermain juga bentuk komunikasi untuk anak-anak.

Bernyanyi bersama

Kegiatan bernyanyi bersama yang dilakukan oleh anak dan orangtua akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi anak.

Professor Graham Welch dari University of London mengungkapkan manfaat dari bernyanyi untuk anak, di antaranya adalah untuk membangun kepercayaan diri, meningkatkan harga diri, selalu melibatkan emosi, mendorong inklusi sosial, mendukung pengembangan keterampilan sosial, dan kemampuan untuk bersama-sama berhasil menciptakan sesuatu yang istimewa dalam seni.

Aktivitas ini juga dapat membantu untuk mempererat hubungan serta menjaga atau bahkan memperbaiki suasana hati.

Bercerita atau mendongeng

Dongeng atau cerita rakyat kerap diceritakan kepada anak-anak pada zamannya, namun saat ini sepertinya dongeng dan cerita rakyat mulai pudar dari kehidupan sehari-hari.

Orangtua dapat mengenalkan kembali dongeng dan cerita rakyat ini kepada anak-anak, mengingat dongeng dan cerita rakyat dipenuhi pesan-pesan moral yang bagus untuk anak-anak. Orangtua juga dapat mendorong anak-anak untuk membaca buku cerita dan dongeng sendiri, lalu berikan pertanyaan kepada mereka apa yang yang mereka tangkap dari cerita tersebut.

Menggambar bersama

Tak jarang di usia balita sampai awal masuk sekolah, tembok rumah dipenuhi coretan atau gambar dengan spidol, krayon, dan alat tulis lainnya. Orangtua tidak perlu marah karena menggambar memiliki banyak manfaat bagi anak-anak.

Mengembangkan motorik halus anak, membangun konsentrasi, meningkatkan kepercayaan diri serta melatih kesabaran mereka. Tidak hanya bermanfaat untuk anak, ikut menggambar bersama anak dapat memperbaiki suasana hati mereka serta mempererat kedekatan dengan anak.

Berkreasi dengan video

Di era digital ini, dengan pengaruh media sosial yang sangat pesat, menimbulkan kekhawatiran akan apa yang dikonsumsi anak-anak. Namun orangtua tetap dapat mengatasi hal ini dengan mendorong anak untuk mengonsumsi konten-konten edukatif yang menarik, seperti infografis atau fun facts yang menarik minat mereka.

Orangtua juga dapat mendorong anak-anak untuk membuat konten-konten edukatif yang kreatif dan mudah dikonsumsi oleh teman-teman mereka.

Baca juga: Momen HAN 2021, Menteri Bintang ajak masyarakat jamin penuhi hak anak

Baca juga: Ancol siapkan ragam aktivitas virtual untuk si kecil sambut HAN 2021

Baca juga: Empat hal dasar yang harus dilakukan orang tua agar anak tetap ceria

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021