logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Lokasi Ibu Kota Baru, Jokowi: Sabar, Tunggu Saja di Sidang Tahunan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengumumkan rencana pemindahan Ibu Kota baru bertepatan dengan pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat 16 Agustus 2019.

Presiden Jokowi bahkan, sudah memeriksa langsung mengenai kesiapan jelang sidang istimewa tersebut, mulai dari melihat podium hingga microfon yang nantinya akan digunakan pada saat memberikan pidato.

Baca Juga: Mendagri: Tak Ada Pilkada di Ibu Kota Baru

Saat ditanya mengenai apakah akan mengumumkan pemindahan Ibu Kota pada saat memberikan pidato, mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih merahasiakan. Ia meminta awak media untuk bersabar dan mendengar sendiri pidatonya esok hari.

"Ya mbok yang sabar masa tinggal besok aja masa nggak sabar menunggu. Tunggu saja besok (di sidang tahunan)," kata Jokowi saat ditemui di lokasi, Kamis 15 Agustus 2019 malam.

Jokowi

Jokowi sebelumnya sempat mengatakan akan mengumumkan secara langsung lokasi Ibu Kota baru pengganti Jakarta. Ia juga menyebut akan mengumumkan hal itu pada Agustus.

Kepala Staf Presiden Moeldoko tidak mengelak, menurutnya ada kemungkinan Jokowi bakal mengumumkan saat pidato kenegaraan.

"Iya mudah-mudahan (diumumkan)," ujarnya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019.

Baca Juga: Ibu Kota Baru RI, Jokowi Pilih Kaltim, Kalteng atau Kalsel? 

Meski demikian, Moeldoko menekankan, Jokowi baru saja memberikan arahan kepada menteri terkait untuk melakukan analisa mendalam terhadap daerah yang akan dijadikan ibu kota. Sehingga tidak sepenuhnya dapat dipastikan akan diumumkan pekan ini.

"Belum tahu pasti (diumumkan). Karena perintahnya kepada menteri untuk dilakukan analisa lebih dalam lagi," katanya.

(Ari)

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO