logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Menengok Lokasi Perang Badar dan Makam Para Syuhada

MADINAH Okezone telah menginjakkan kaki di Badar. Badar merupakan nama sebuah tempat di sebelah barat daya Madinah. Badar dapat ditempuh sekira 2 jam dari Madinah.

Perang Badar merupakan peperangan pertama di antara tentara Islam yang dipimpin Rasulullah SAW menentang tentara Quraisy terjadi di sini.

Perang Badar terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah. Perang tersebut merupakan salah satu perang terbesar umat Islam. Karena umat Islam yang berjumlah 313 orang bertarung melawan 1000 orang dari Quraish Makkah. Namun, akhirnya muslim memenangkan pertempuran tersebut.

Di Badar, berdiri sebuah tugu monumen yang berisi nama-nama 14 para syuhada perang Badar. Tugu ini berdiri di tengah-tengah bundaran.

Tugu Monumen di Badar. (Foto : Okezone.com/Widi Agustian)

Sekeliling luar kawasan ini banyak ditanami pohon kurma. Selain itu, terdapat kawasan perumahan di sana.

Di seberang tugu, terdapat areal pemakaman. Para syuhada yang gugur dalam peperangan Badar tampaknya dikuburkan di sini.

Makam tersebut tertutup rapat. Makam ini dikelilingi pagar setinggi 2-3 meter. Gerbangnya pun dikunci sehingga peziarah tidak bisa masuk ke dalamnya.

Makam para syuhada di Badar. (Foto : Okezone.com/Widi Agustian)

"Itu memang dikunci. Kalau mau lihat, bisa dari situ," kata salah seorang peziarah sambil menunjuk tumpukan batu setinggi 1 meter yang bersandar di sisi luar pagar makam.

Walau begitu, peziarah umumnya mengintip makam dengan naik sedikit dari batu-batu yang tersusun di depan pagar. Selain itu, areal makam bisa terlihat dari bukit yang berada di sebelahnya.

Baca Juga : Ar Rauha, Lembah Surga yang Terabaikan

Seperti layaknya makam-makam lain di Arab Saudi, yakni Baqi di Madinah dan Mala di Makkah, di makam ini pun tidak terdapat nisan yang mencantumkan nama. Hanya ada batu yang menunjukkan bahwa itu adalah kuburan.

Baca Juga : Terus Gali Informasi, Upaya Pemerintah Tingkatkan Kinerja Penyelenggaraan Haji

(erh)

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO