Indonesia

Mengerikan! Petugas Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau

Suara.com - Seekor harimau betina Siberia menyerang dan menewaskan petugas kebun binatang berusia 55 tahun di kebun binatang Zurich, Swiss, Sabtu (4/7/2020).

Tim penyelamat gagal menyelamat petugas perempuan yang meninggal di tempat. Seorang pengunjung kebun binatang melaporkan serangan tersebut dan staf kebun binatang memancing harimau berusia lima tahun bernama Irina agar menjauh dari korban dan masuk ke dalam kandang, kata polisi dan kebun binatang.

Penyelidikan masih berlangsung, seperti dikutip dari Reuters yang dilansir Antara, Minggu (5/7/2020) pagi.

Kandang harimau di Zurich juga diisi harimau jantan berusia empat tahun bernama Sayan, seperti dikutip dari situs resmi kebun binatang.

Irina, yang masih hidup setelah kejadian itu, didatangkan dari kebun binatang di Odense, Denmark, setahun lalu dan menggantikan betina yang mati akibat komplikasi setelah berkelahi dengan Sayan.

"Ini adalah binatang muda yang sejauh ini berperilaku seperti harimau di habitatnya," kata Direktur kebun binatang Severin Dressen kepada wartawan, menambahkan belum diketahui mengapa harimau dan penjaga kebun binatang berada di kandang pada waktu yang bersamaan.

Saksi mata kejadian serta staf kebun binatang mendapatkan konseling pascakejadian tersebut.

Kebun binatang Zurich dibuka lagi sebulan lalu setelah ditutup selama pandemi virus corona.

Football news:

Guillem Balage: Juventus wants to get rid of Ronaldo's salary. It was offered to everyone, including Barcelona
Mbappe thanked the PSG doctors: Don't tell me about the pain
Liverpool presented a turquoise away kit for the 2020/21 season
The President of PSG: Neymar and Mbappe will never go away. They are one of the best players in the world
Thomas Tuchel: If both legs were intact, you could have seen my 40-meter sprint
PSG saved Tuchel's pet: Choupo-moting got everyone for free, managed not to score from a centimetre, and now pulled Paris to the semi-finals of the Champions League
Gian Piero Gasperini: The worst part is that we were so close. I can only thank the guys