logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Menristekdikti: Pemprov Bali Pesan 10.000 Motor Gesits

DENPASAR - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyatakan, inovasi sepeda motor listrik yakni Motor Gesits semakin berkembang dan diminati. Salah satunya di Bali.

Dia menyatakan, Motor Gesits kini sudah diproduksi dengan kapasitas 5.000 unit per bulan oleh PT Wika Industri Manufaktur dan mulai dipasarkan secara massal. Motor lisrtik ini merupakan hasil penelitian dari mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

 Baca juga: Nilai Plus Mobil Listrik di Mata Menhub

"Motor listrik sudah dibangun. Ini kita mulai prinsipalnya di Indonesia. Dan ini kapasitas produksinya sudah 5.000," ujar Nasir di sela-sela Kegiatan Hari Teknologi Nasional (Hakteknas) di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (25/8/2019).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mulai menerapkan penggunaan motor listrik tersebut. Setidaknya ada 10.000 motor Gesits yang bakal digunakan pemerintah daerah Bali.

 Baca juga: Insentif untuk Mobil Listrik, dari Parkir Khusus hingga Uji Tipe

"Pak Gubernur (Bali) tertarik, dan motor listrik ini akan digunakan pemerintahan daerah," katanya.

 Motor Gesits (yohana)

Pemprov Bali juga mulai menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang. Seperti tempat pengisian ulang baterai untuk motor listrik.

"Jadi pom untuk charger-nya. Pak Gubernur (Bali), mengatakan akan menyiapkan di kantor-kantor pemerintahan daerah Bali," ungkap nya.

 Baca juga: Menhub: Mobil Listrik Solusi Atasi Polusi Udara Jakarta

Nasir menyatakan, targetnya penggunaan motor listrik ini bisa mulai dilaksanakan mulai akhir tahun 2019 atau di tahun 2020. "Jadi ini akan terus berjalan implementasinya," imbuh dia.

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO