Indonesia

Mesum di Parkir Solo Paragon Mal, Mobil PNS Sragen Disiapkan untuk Ngamar

Solopos.com, SOLO -- Kasus pengemudi Honda Jazz yang menabrak petugas keamanan di Solo Paragon Mal pada Jumat (17/1/2020) mengungkap dugaan perbuatan mesum oleh pelaku dan pasangan tak resminya. Perbuatan mesum itu dilakukan di dalam mobil yang diparkir lantai atas mal.

Pelaku diketahui bernama Bekti Nugroho, 40, warga Mijahan, Gemolong, Sragen. Sebelum nekat menabrak petugas keamanan Solo Paragon Mal pada Jumat pukul 17.52 WIB, dia kedapatan berbuat mesum dengan perempuan bernama Desy Ita, 27, warga Pungkruk, Sidoharjo, Sragen.

Mobil Honda Jazz warna silver keluaran 2006 dengan pelat nomor AD 8941 HN itu memang tampak sudah disulap layaknya kamar tidur. Hal itu tampak saat pemeriksaan mobil oleh Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, AKP Mashuri, dan Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, Iptu Adis Dani Gatra.

Di bagian dalam mobil, terdapat sebuah kasur lipat lengkap dengan bantalnya. Saat digelar, ukuran kasur sangat pas dengan ukuran mobil dari belakang kursi depan hingga mentok ke pintu belakang.

Seluruh kursi bagian belakang telah dilipat rata lantai sebelum ditutup dengan kasur. Kasur itu sudah dilapisi kain sprei, begitu pula dengan dua bantal di atasnya.

Polisi juga menemukan wadah kondom premium yang diletakkan di bawah kasur, tepatnya di bagian bagasi mobil. Di tempat itu juga terdapat tisu kering dan basah.

Mobil Honda Jazz yang menabrak petugas keamanan Solo Paragon Mal, Jumat (17/1/2020), dilengkapi kasur dan bantal. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Kanitlaka Satlantas Polresta Solo, Iptu Adis Dani Garta, mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, saat ditemui Solopos.com di Mako Satlantas Polresta Solo, Sabtu (18/1/2020) siang, mengatakan pelaku panik saat bertemu petugas.

Saat ditegur petugas keamanan, pelaku justru tancap gas lalu melarikan diri. Salah seorang petugas keamanan, Andika, mencoba menghentikan mobil pelaku namun justru ditabrak hingga terpental ke atas mobil. Pelaku melarikan diri ke arah Kota Barat melewati Mako 2 Polresta Solo.

“Anggota Satlantas yang berada di sekitar lokasi langsung mengejar, massa juga turut mengejar mobil itu. Pelaku tertangkap di daerah Baki sekitar 30 menit setelah tabrak lari itu terjadi. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku merupakan pegawai negeri sipil [PNS] yang berdomisili di wilayah Sragen. Motif pastinya sedang dalam penyelidikan kepolisian,” ujarnya.

Selama pengejaran pelaku tidak menimbulkan kecelakaan di jalan raya. Namun massa yang marah sempat merusak mobil pelaku yang mengakibatkan kaca depan bagian kiri pecah, bodi mobil penyok, dan spion kiri rusak.