Indonesia

Motor yang Digunakan Beda, Morbidelli Enggan Dibandingkan dengan Quartararo

LESMO – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, saat ini ikut meramaikan perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020. Ia bersaing dengan rekan setimnya, Fabio Quartararo. Meski begitu, ia enggan dibandingkan dengan Quartararo.

Berbeda dengan Morbidelli, Quartararo sejatinya sudah meramaikan perburuan gelar juara sejak balapan seri pertama. Pasalnya, pembalap berpaspor Prancis itu tampil sebagai pemenang dalam seri tersebut.

Penampilan apik Quartararo pun berlanjut ke seri berikutnya, di mana dirinya kembali menjadi pemenang. Maka dari itu, ketika kini Quartararo menjadi salah satu kandidat juara, banyak orang yang memakluminya.

Baca juga: Yamaha Mulai Kedodoran, Vinales: Tanyakan pada Meregalli!

Fabio Quartararo

Sementara itu, Morbidelli kerap tampil tidak konsisten dengan tiga kali mengalami gagal finis. Tak ayal, ketika kini ternyata dirinya memiliki peluang untuk bisa menjadi juara, Morbidelli sendiri pun terkejut.

Kondisi ini juga membuat Morbidelli disbanding-bandingkan dengan Quartararo. Akan tetapi, Morbidelli merasa perbandingan ini tidak sesuai. Sebab, Quartararo dan Morbidelli menggunakan motor yang berbeda. Quartararo menggunakan motor terbaru Yamaha, sedangkan Morbidelli model lama.

“Ini sulit. Dia punya motor yang berbeda dan motor Yamaha baru memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda dari motor saya,” jelas Morbidelli, seperti dikutip dari Speedweek,Kamis (29/10/2020).

Football news:

Mourinho before the match with Chelsea: Tottenham are not afraid of anyone
Guardiola on the schedule: Players lose the joy of football. This is a problem
Solskjaer about Manchester United: We didn't start the Premier League like the others, because of the European Cup and pre-season, which we didn't have
Why is soccer called soccer in the United States (and not only there)? Is it true that this name was invented by the British?
Ole Gunnar Solskjaer: We look at Manchester United through the lens of history. We want to attack and dominate
Koeman on the crisis: We must help Barca in the name of our love for her. We need to think about what's best for the club
Bayer midfielder Bailey named son Leo Cristiano: This has nothing to do with football at all