Indonesia

Mou Aman di Singgasana MU, Lepas dari Tekanan Publik

WATFORD - Jose Mourinho berhasil melepaskan diri dari tekanan pemecatan yang berembus kencang. Untuk sementara waktu Mou, panggilan akrab Mourinho, mampu mempertahankan singgasananya di Manchester United (MU).

The Special One, julukan Mourinho, menunjukkan kepiawaiannya dengan membawa MU menang 2-1 atas Watford FC di Vicarage Road, Sabtu (15/9). Bagi MU, itu merupakan kemenangan tandang kedua beruntun yang diraih setelah sebelumnya mengalahkan Burnley FC 2-0 pada Minggu (2/9).

Catatan positif Romelu Lukaku dkk atas Watford pun berlanjut, karena mereka belum terkalahkan di empat pertemuan terakhir Liga Primer. Sukses membawa pulang tiga poin membuat Mou tersenyum puas.

Menurut Mou, solidnya lini tengah menjadi bagian penting dalam proses rekonstruksi kebangkitan Setan Merah di Liga Primer. Secara khusus, Mou memuji Marouane Fellaini yang dianggapnya memiliki peran vital bersama Paul Pogba dan Nemanja Matic.

Terbukti gelandang asal Belgia itu didaulat sebagai man of the match. “Kami membuat kesalahan di lini belakang saat melawan Brighton dan Tottenham. Kemudian kami melakoni dua laga tandang sulit. Saya pikir, bek sentral kami membutuhkan seseorang yang bisa memberikan dukungan dan menjadi tembok di depan mereka.

Tapi, Marouane (Fellaini) memberikan kami lebih dari itu. Dia memberikan kualitas dan bermain simpel. Saya sangat bahagia untuknya,” kata Mou dilansir dailymail. Juru taktik asal Portugal itu menilai, MU tampil sangat baik terutama di babak pertama.

Mou bahkan menganggap timnya bisa menang dengan skor lebih besar, sayangnya beberapa peluang yang didapat gagal menjadi gol. Apa yang dikatakan Mou selaras dengan fakta di lapangan.

Dua gol MU masing-masing disumbangkan Romelu Lukaku (35) dan Chris Smalling (38). Sedangkan Watford memperkecil ketertinggalan melalui gol Andre Gray (65). Meski harus kehilangan Nemanja Matic yang terkena kartu merah (90+3), skor 2-1 bertahan hingga akhir laga.

Mou mengungkapkan kemenangan kontra Watford sangat krusial terutama dalam menjaga persaingan dengan tim-tim papan atas lainnya. Saat ini MU yang berada di posisi kedelapan sama-sama mengoleksi sembilan poin dengan Tottenham dan Arsenal.

Mereka juga berjarak enam poin dari penghuni puncak klasemen sementara Chelsea. MU kini berada dalam kepercayaan diri tinggi terutama jelang laga penyisihan Grup H Liga Champions melawan wakil Swiss, Young Boys, Rabu (19/9).

Namun, Mou bukan hanya mempersiapkan timnya, tetapi juga menjaga para pemain untuk tidak terlalu mudah emosional. Kartu merah yang didapat Marcus Rashford dan Matic di dua laga terakhir jelas tidak boleh terulang di laga-laga selanjutnya.

“Kami memiliki poin yang sama dengan Tottenham dan Arsenal. Kami juga tetap menjaga jarak dengan tim-tim papan atas. Jika kami kalah hari ini (Sabtu), maka kami akan tertinggal terlalu jauh,” katanya.

Football news:

Courtois played 17 dry games for real in the La Liga season. This is the best overall result in 25 years
Sergio Ramos: it's not the referees who win or lose La Liga
The banner of Labor player was struck by lightning in training. They say there were no visible signs of a thunderstorm (this happens)
Ex-referee Andujar Oliver: Marcelo stepped on his foot. It's a penalty
Ramos scored 5 goals after the resumption of the season, 3 from penalties
Jurgen Klopp: Titles don't make players better. I don't like questions about dynasty and dominance
Xavi's new contract with al-Sadd has an option to leave for Barcelona