Indonesia

MPR: Banyak Negara Memuji UUD 1945 Sebagai Konstitusi Modern

Manado - Sebanyak 100 anggota Menwa dari sejumlah kampus mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR metode Bela Negara kepada 100 Menwa, Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (20/7/2019). Selesai mengikuti outbond, diharap para peserta mempunyai karakter kebangsaan, yang mengandung nilai patriotisme.

"Karakter bisa dipelajari dan wajib dihayati. Karakter bukan sesuatu yang jatuh dari langit," ujar anggota MPR dari Fraksi PDIP, Yoseph Umarhadi, saat jadi narasumber dalam acara tersebut.

Karakter kebangsaan yang ada pada bangsa ini menurut Yoseph harus bersumber pada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dijelaskan Pancasila merupakan sumber dari segala sumber. Terkait UUD, dikatakan bangsa ini menjadikan UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi.

"Tidak setiap negara memiliki konstitusi," paparnya. Dalam konstitusi, dikatakan Indonesia menganut paham konstitutionalisme di mana rakyat memegang kedaulatan tertinggi.


Dikatakan, dalam sejarah perjalanan Indonesia, bangsa ini pernah menggunakan berbagai konstitusi, seperti UUD Tahun 1945, UUD RIS, UUD Sementara, kembali UUD Tahun 1945, hingga UUD NRI Tahun 1945. Proses yang ada, menurut Yoseph, perlu dipahami.

"Semua telah teruji dengan baik. Kita memiliki konstitusi yang bisa diandalkan dari waktu ke waktu," tuturnya.

Dijelaskannya, perubahan dari UUD Tahun 1945 menjadi UUD NRI Tahun 1945 terjadi karena tuntutan reformasi. Meski demikian amandemen yang terjadi tidak boleh mengubah pembukaan UUD, tak boleh mengubah bentuk NKRI. "Amandemen juga dilakukan untuk memperkuat sistem presidensial," tuturnya.

Amandemen yang terjadi menurut Yoseph banyak dipuji oleh negara lain. "Karena memasukan banyak pasal tentang Hak Asasi Manusia. Hingga mereka memuji UUD kita sebagai konstitusi yang modern," tambahnya.


Dalam sosialisasi, pria yang sedang menempuh Program S3 di UGM itu mengharap agar semua lembaga negara ikut mensosialisasikan Empat Pilar. Ini penting sebab generasi muda mulai banyak yang tak paham nilai-nilai kebangsaan.

"Setiap lembaga perlu melakukan kegiatan yang ada nilai Empat Pilar. Misalnya saat masa orientasi sekolah (MOS) perlu diberi muatan Empat Pilar," pungkasnya.


(idr/ega)

Football news:

Inter want to extend Sanchez's lease and are willing to pay extra for him to Manchester United if the clubs play in the Europa League final
Don't talk behind our backs, go out on the field and fight with us. Pep's possible appeal to Jose, Klopp and the world
Robertson Pro 1:2 with Arsenal: the Result is disappointing. But next week, the 30-year wait will end!
Bruno Fernandes: Ronaldo is the most technical player I have seen
Solskjaer on Chelsea: They have 48 hours more rest before the Cup semi-final. It's not fair
Bayer wants about 100 million euros for Havertz. He will not be released until the end of the Europa League draw
Manchester City presented their home form for the 2020/21 season. It has a white pattern