Indonesia

Myanmar Hukum 3 Bulan Pendeta Kanada yang Langgar Aturan Pembatasan Corona

Merdeka.com - Pengadilan di Myanmar pada Kamis menghukum pendeta berkewarganegaraan Kanada dari sebuah gereja evangelis tiga bulan penjara setelah dinyatakan bersalah melanggar undang-undang yang dimaksudkan untuk memerangi penyebaran virus corona.

David Lah, pendeta kanada, kelahiran Myanmar, didakwa melanggar larangan pertemuan besar dengan mengadakan pertemuan keagamaan di Yangon pada 7 April lalu.

Pengacara Lah, Aung Kyi Win, mengatakan pengadilan telah memutuskan kliennya bersalah karena melanggar pasal dalam UU Penanggulangan Bencana Alam karena ia gagal mematuhi arahan yang melarang pertemuan.

Seperti dilansir Associated Press, hakim memotong masa tahanan Lah yang ditahan sejak Mei lalu. Dengan putusan itu, Lah tinggal menjalani masa hukuman dalam beberapa minggu. Seorang rekan Myanmar dari Lah, Wai Tun juga menerima hukuman yang sama.

Dalam putusan itu, hakim menyatakan bukti tindakan Lah berasal dari video peristiwa yang diposting di akun media sosial yang dikuasainya. Video menunjukkan dia tampak melanggar larangan, yang berlaku pada pertengahan Maret, dan dalam kesempatan lain juga.

Lah yang berbasis di Toronto mengaku tidak bersalah bulan lalu tetapi belum berkomentar secara terbuka tentang kasusnya.

Sekitar 50 pendukung Lah muncul di pengadilan hari Kamis untuk memberikan dukungan mereka. Mereka yang berdiri di pintu masuk gedung pengadilan membentangkan payung dalam upaya untuk menggagalkan media dari mengambil foto dirinya.

Lah muncul di pengadilan untuk pertama kalinya pada Mei setelah dibebaskan dari karantina setelah dirawat di rumah sakit karena dia terjangkit Covid-19. Lebih dari 20 pengikutnya dilaporkan juga dinyatakan positif mengidap coronavirus.

Selain pertemuan, Lah memicu kemarahan publik atas pernyataannya dalam video online khotbahnya. Satu video menunjukkan dia mengklaim bahwa orang Kristen kebal dari tertular virus corona.

"Saya bisa jamin jika gereja Anda berjalan di jalan yang benar, dan Anda memiliki seluruh Kristus di dalam hati Anda, Anda tidak akan tertular penyakit," katanya dalam salah satu pernyataannya.

Potongan video lain yang menuai cemoohan di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha membuatnya mengatakan bahwa ajaran biksu Buddha bertanggung jawab membuat orang "berdosa."

Ia juga dikritik karena membuat komentar menghina komunitas LGBTQ dan Islam di klip video lainnya.

Serangan balik terhadap Lah meluas ke komunitas Kristen di negara itu, yang merupakan sekitar 6% dari populasi, setelah sebuah foto beredar online dari wakil presiden Kristen negara itu, Henry Van Thio, pada pertemuan dengan Lah pada awal Februari. [bal]

Football news:

Barcelona's Interest in Isak Increased after Koeman's appointment. Larsson has a high opinion of the player (Mundo Seportivo)
Manuel Pellegrini: When you play against Real Madrid and var, it's too much
PSV and Porto are Interested in Barcelona midfielder PUC. He doesn't want to leave the club
Puyol about Barcelona: If we want to win the championship, we need to perform very well
Schalke sacked Wagner. The team has not won the Bundesliga since January
Iacini on 3:4 with Inter: Even a draw would be an unfair result, given how many chances Fiorentina created
Ramos Pro 3:2 with Betis: the Referee tried his best and didn't do anything intentionally