Indonesia

Ormas Keagamaan Sepakat, Pancasila Sudah Final Secara Konstitusi

JawaPos.com – Organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang ada di Indonesia menegaskan, Pancasila merupakan dasar negara dari segala sumber hukum yang sudah final secara konstitusional. Hal ini menanggapi polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

“Bahwa Pancasila adalah dasar negara dan sumber segala sumber hukum negara Republik Indonesia. Secara konstitusional kedudukan dan fungsi Pancasila sudah sangat kuat, sehingga tidak memerlukan aturan lain yang berpotensi mereduksi dan memperlemah Pancasila,” kata Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dalam keterangannya, Minggu (5/7).

Mu’ti menuturkan, pernyataan bersama ormas-ormas keagamaan ini merupakan satu komitmen dan upaya bersama-sama para tokoh agama di Indonesia dalam menyikapi berbagai situasi serta keadaan yang terjadi di Indonesia. Khususnya menyikapi kontroversi RUU HIP.

Menurutnya, selama ini ada kesan perdebatan, kontroversi dan polemik RUU HIP adalah perdebatan diametral antara kelompok Islam dengan kelompok lain yang ada di dalam komponen bangsa ini. Ini situasi yang tidak kondusif dan mengesankan bahwa ada kelompok tertentu yang sangat ingin mendesakkan aspirasinya, dan ada kelompok lain yang sangat keras menentang aspirasinya.

“Jadi kami ingin mengatakan bahwa persoalan RUU HIP ini bukan persoalan golongan, tapi ini adalah persoalan bangsa Indonesia secara keseluruhan,” ucap Mu’ti.

Mu’ti menyebut, para tokoh agama tentu memiliki tanggung jawab untuk menjadikan Indonesia sebagai rumah bersama dan milik bersama. Indonesia yang damai adalah Indonesia yang merupakan cita-cita yang juga menjadi bagian dari misi semua agama yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu, Mu’ti menegaskan ormas keagamaan menyepakati Pancasila sebagai dasar negara adalah dasar yang sudah final dan tidak perlu ada perdebatan lagi mengenai rumusan Pancasila itu. Dia menegaskan, sekarang ini yang lebih penting bagaimana menginternalisasikan Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Serta menjadikan nilai Pancasila sebagai nilai-nilai yang terimplementasi dalam berbagai perundang-undangan dan kebijakan serta tentu mudah-mudahan mewujud dalam tata kehidupan bangsa secara keseluruhan,” ucap Mu’ti.

Pernyataan bersama ini untuk menanggapi polemik RUU HIP yang tengah berpolemik di masyarakat. Diantaranya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Wali Gereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin).

Football news:

Kike Setien: Lewandowski is a great player, but he is not on the level of Messi
The great Milan of the noughties are already coaches: Gattuso is rebuilding Napoli, Shevchenko is going to the Euro, some are still at the club
The Premier League will not have a winter break in the 2020/21 season. Start-September 12, end-may 23
Liverpool have entered talks with Bayern over Tiago
Vertonghen goes to Benfica. The contract is for 3 years
Arsenal will sign Willian in the next two days
Juventus highly rates Raul Jimenez. He's like Pirlo and Partici