Indonesia

Pekan Terakhir Jazz Buzz 2020

JawaPos.com – Jazz Buzz 2020 yang diselenggarakan Komunitas Salihara berakhir di ujung pekan ini. Festival mini tahunan tersebut berlangsung di Teater Salihara mulai akhir pekan lalu. Tahun ini, Jazz Buzz menampilkan dua kelompok hasil seleksi undangan terbuka yang kemudian diseleksi oleh Komunitas Salihara.

’’Tahun ini ada dua kelompok dari hasil open call dan dua lainnya adalah pilihan kami,’’ kata Tony Prabowo, Kurator Komunitas Salihara. Menurut Tony, undangan terbuka tersebut adalah upaya Komunitas Salihara meluaskan kerangka kuratorial festival mini tersebut menjadi lebih terbuka. Undangan terbuka tersebut telah diumumkan pada tahun lalu. Ada puluhan grup dari berbagai kota di Indonesia yang merespons undangan terbuka tersebut.

Dari nama-nama pelamar yang masuk, Railroad Therapy dan Intuition Jazz Chamber dinyatakan terpilih dan berhak tampil dalam Jazz Buzz 2020. Railroad Therapy memainkan komposisi yang terinspirasi dari khazanah musik Barat abad 20, sementara Intuition Jazz Chamber dengan konduktor Wishnu Dewanta adalah ansambel berinstrumentasi tidak lazim dalam format jazz chamber di Indonesia. Dua grup tersebut tampil di minggu pertama Jazz Buzz pekan lalu.

Akhir pekan ini, dua penampil yang tidak berasal dari undangan terbuka mendapat giliran naik panggung. Malam ini, ada Monita Tahalea, Lie Indra Perkasa dan Adra Karim. Besok sore, giliran penampilan free jazz dari pianis multi-genre Dwiki Dharmawan. Diselenggarakan sejak 2012 Jazz Buzz menawarkan rupa-rupa warna baru dalam perkembangan musik jazz di Indonesia, termasuk kolaborasi-kolaborasi musisi jazz yang jarang ditemukan di acara musik serupa lainnya di Indonesia. (tir)