logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Pengguna Internet Juga Punya Hak dan Kewajiban

Jakarta: Kemajuan teknologi turut mendukung kemerdekaan masyarakat dalam memperoleh akses ke internet dan memanfaatkannya demi kemajuan diri dan bersama. Hal ini menimbulkan istilah kewargaan digital atau Digital Citizenship.

Sosiolog Universitas Indonesia Lugina Setyawati Setiono menyebut kewargaan digital ini tidak hanya menghadirkan hak bagi warganya terkait dengan akses internet, juga memberikan warga kewajiban yaitu menggunakan internet dengan bijak.

“Digital Citizenship artinya sama seperti kewarganegaraan pada umumnya. Masyarakat tidak hanya punya hak untuk mengakses internet, tapi juga berkewajiban untuk menggunakannya dengan bijak,” ujar Lugina di acara peresmian ForuMedsoSehat.

Untuk menggunakan internet termasuk media sosial dengan bijak, Lugina menyebut literasi digital saja tidaklah cukup. Hal ini juga perlu didukung oleh kemampuan menyaring informasi yang diperoleh dari berbagai sumber di dalam masing-masing individu.

Lugina menyebut, berdasarkan penelitian yang dilakukan Laboratorium Universitas Indonesia, permasalahan yang dimiliki masyarakat saat ini adalah kemampuan mengelola insiden berbeda dan menciptakan informasi dari insiden tersebut, dengan potensi kesalahaninformasi yang besar.

Sementara itu, menyoal peredaran berita palsu atau hoaks, saat ini masyarakat Indonesia masih dalam proses transisi menjadi masyarakat digital sepenuhnya. Karenanya, kepercayaan terhadap informasi yang diperoleh tanpa melakukan konfirmasi masih menjadi tantangan untuk literasi digital.

Pengguna media sosial dengan tingkat literasi lebih tinggi namun memilih mengabaikan atau menghapus informasi palsu, juga menjadi permasalahan dalam meningkatkan literasi digital di Indonesia.

Sebab, tindakan tersebut dijelaskan Lugina, tidak membantu menghentikan peredaran informasi tidak tepat. Tindakan ini juga dinilai tidak menunjukan tanggung jawab yang dimiliki pengguna media sosial tersebut sebagai warga digital.

(MMI)

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO