logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Persela vs Tira Persikabo: Tuan Rumah Ambisi Putus Tren Negatif

JawaPos.com – Mendekati akhir putaran pertama, Persela Lamongan mengalami episode layaknya awal kompetisi Liga 1 musim 2019 ini. Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– sulit menang. Lima pertandingan terakhir dilalui Persela dengan hasil empat kali seri dan satu kekalahan. Persela ingin segera memutus rentetan hasil tanpa kemenangan itu. Kesempatan pun tiba saat menjamu Tira Persikabo di Stadion Surajaya, Lamongan, malam ini (25/8).

Namun, kans yang ada tidak mudah. Sebab, sang tamu merupakan salah satu tim yang performanya paling konsisten musim ini. Tim besutan Rahmad Darmawan tersebut bahkan baru sekali menelan kekalahan. Tira Persikabo juga bercokol di papan atas. Urutan kedua klasemen sementara. Status yang berbanding terbalik dengan Persela. Tim asal Kota Soto itu saat ini berada di zona merah. Dan Persela menyadari betapa tidak gampangnya memanfaatkan kesempatan pada laga malam ini.

Persela Lamongan

Tapi, kemenangan menjadi harga mati. Sekarang waktunya menang lagi. Apalagi, ini laga kandang terakhir Persela di putaran pertama Liga 1 2019. Setelah ini Eky Taufik dkk harus melawat ke markas tim kuat lainnya, PSM Makassar. Kemenangan di kandang tidak hanya akan mendongkrak posisi Persela di klasemen. Tapi juga membangkitkan motivasi para pemain. Plus menjaga gelora para suporter Persela untuk tetap datang ke stadion pada putaran kedua nanti.

”Tekad kami adalah memenangi pertandingan besok (hari ini, Red). Kami tahu Tira Persikabo saat ini adalah tim papan atas. Tapi, di sepak bola itu tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan,” tegas pelatih Persela Nil Maizar.

Persela becermin dari pertandingan kontra Bali United. Saat itu banyak pihak yang pesimistis Persela bisa menaklukkan Serdadu Tridatu, julukan Bali United. Tapi, di atas lapangan, fakta berbicara lain. Persela berhasil mengalahkan Bali United yang kini duduk di puncak klasemen sementara. Tira Persikabo musim ini juga sudah menelan kekalahan. Bahkan, kekalahan itu diderita saat menjadi tuan rumah. Ironisnya, satu-satunya tim yang bisa mengalahkan The Army adalah Bali United, tim yang dijungkalkan Persela.

”Situasi itu yang membuat kami percaya diri. Dan semoga dengan kepercayaan diri itu, kami benar-benar bisa merealisasikan tekad meraih kemenangan,” kata Nil. Para pemain Persela pun optimistis bisa meraih kemenangan lagi. ”Kami akan bekerja keras untuk mengamankan tiga poin di laga kandang terakhir di putaran pertama ini,” janji bek Persela Arif Satria.

Tira Persikabo

Melihat antusiasnya Persela menyongsong laga malam ini, Tira Persikabo pun tak mau jemawa. Mereka tidak mau terpengaruh posisi Laskar Joko Tingkir di klasemen. Bagi Tira Persikabo, Persela tetap sama membahayakannya dengan kesebelasan lain. Apalagi, The Army datang ke Lamongan tanpa tiga pemain pilar yang dipanggil timnas Indonesia. Ketiganya adalah penjaga gawang Angga Saputra, kapten tim Manahati Lestusen, dan striker naturalisasi Osas Saha.

”Bertanding di Lamongan selalu tidak mudah. Atmosfer di Lamongan selalu berbeda. Kami pun menjadikan Persela sebagai tim yang kami waspadai,” sebut Rahmad Darmawan. Meski begitu, dia berharap tim besutannya bisa membawa pulang poin dari Lamongan.

Perkiraan Pemain

Persela (4-3-3): 33-Dwi Kuswanto (g); 14-Birrul Walidain, 28-Arif Satria (c), 2-Zaenuri, 3-Samsul Arifin; 8-Kei Hirose, 13-Lucky Wahyu, 99-Delfin Rumbino; 77-Malik Risaldi, 10-Alex Dos Santos, 26-Rafinha

Pelatih: Nil Maizar

Tira Persikabo (4-3-3): 15-Teguh Amiruddin (g); 12-Rifad Marasabessy, 19-Khurshed, 5-Andy Setyo, 3-Abduh Lestaluhu; 6-Parfait Essengue, 8-Rezky, 10-Guntur Tri Aji; 23-Wawan Febrianto, 9-Loris Arnaud, 77-Ciro Alves

Pelatih: Rahmad Darmawan

Stadion: Surajaya, Lamongan

Live: Indosiar pukul 18.00 WIB

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO