Indonesia

Pogba Berikan Selamat untuk Gol ke-500 Ibrahimovic

MANCHESTER – Gelandang Manchester United, Paul Pogba, memberikan ucapan selamat kepada mantan rekan satu timnya, Zlatan Ibrahimovic, yang telah berhasil mencatatkan gol ke-500 dalam karir sepakbolanya baik di level klub maupun level internasional.

Dikutip dari laman Bleacher Report, penggawa Tim Nasional (Timnas) Prancis itu terlihat memberikan selamat kepada Ibra melalui akun Instagram pribadinya. Pogba bahkan mencoba meledek Ibra dengan mencoba meniru gerakan yang dilakukan Ibra saat mencetak gol ke-500nya.

Ibra mencetak gol ke 500 nya ke gawang Toronto FC dengan cara yang tak biasa. Eks penggawa Man United itu melakukannya dengan cara yang cukup spektakuler. Ia menyambut bola lambung dengan tendangan memutar badan, dengan bola dihantam dengan sisi luar kaki. Jika dilihat, kurang lebih seperti tendangan putar di taekwondo.

BACA JUGA: Allegri Sudah Prediksi Ronaldo akan Cetak Gol di Laga Kontra Sassuolo

Sekadar diketahui, Ibrahimovic meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Galaxy pada awal musim 2018. Saat ini pemain 36 tahun itu telah mencetak 17 gol dalam 22 penampilan untuk LA Galaxy.

Sejauh ini ia juga tercatat teleah mencetak gol untuk Paris Saint-Germain (156 gol), Inter Milan (66), AC Milan (56), Ajax (48), Manchester United (29), Juventus (26), Barcelona ( 22), dan Malmo (18).

(fmh)

Football news:

Pioli on Zlatan's failure to score against Parma: He was angry with himself. On the field, he turns into a lion
Manchester City have agreed a contract with Ferran Torres. He is seen as a replacement for Sane
Mourinho on Tottenham: We will fight until the end to reach the Europa League
Dzeko scored 15 goals in Serie A with his head. Over the past 5 years, only Pavoletti and Zapata have more
Sarri on 3:3 with Sassuolo: there Were moments of passivity that are difficult to explain
Arteta about 2:1 with Liverpool: the Gap between the teams is huge for today
Jurgen Klopp: Arsenal didn't have any real chances. We played brilliantly, but two episodes killed the game