Indonesia

Raja Thailand Puji Aksi Loyalis Kerajaan Menantang Undang-undang Kontroversi

BANGKOK - Aksi seorang pria yang memegang potret kerajaan di lokasi aksi protes pro demokrasi di Bangkok yang telah menuai kontroversi di Thailand. Pria tersebut memenangkan pujian dari kaum monarki, namun mendapatkan cemoohan dari para pengunjuk rasa

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn memuji aksi loyalis kerajaan itu. Dalam video yang direkam pada Jumat malam saat raja menyapa para simpatisannya di luar Grand Palace, ia terdengar memuji seorang loyalis monarki yang diperkenalkan oleh Ratu Suthida sebagai pria yang mengangkat potret kerajaan di tengah aksi protes yang menuntut reformasi monarki.

"Sangat berani, sangat berani, sangat baik, terima kasih," kata raja seoerti dikutip dari Reuters, Sabtu (24/10/2020).

Video tersebut dipostong di halaman Facebook kerajaan bersama dengan beberapa video lain dari aksi pada 20 Oktober bersama denga foto sang loyalis memegang potret kerajaan.

"Keagungan mereka mengenali saya. Ini adalah titik tertinggi dalam hidup saya," tulis pria itu, Thitiwat Tanagaroon.

Reuters tidak dapat memverifikasi keaslian video tersebut secara independen. Beberapa orang lain di acara tersebut merekam pertemuan itu dan memposting video secara online, tetapi kata-kata raja tidak jelas di tengah nyanyian.

Komentar raja itu mendapat tanggapan yang besar.

Football news:

Robertson about VAR: We just want consistency. The same mistakes are made
In the USSR, only football was hotly debated. In 1947, writer Steinbeck and war photographer Capa traveled around the Union and went to a match in Georgia
Joan Laporta: Barcelona and the Champions League are a shattered success story. I want to return the club to the top of world football
Cavani apologized for the word Negrito on instagram: I am against racism. The last thing I wanted to offend anyone
Loew will lead the German national team at the Euro
Klopp on van Dijk: His knee doesn't look good, but it looks good for the knee that was recently operated on
Pirlo does not discuss tactics with Juve players. Interesting and Kolisevski do not understand their problems on the field (Corriere della Serra)