Indonesia

Remaja Pencari Kerang di Kotawaringin Timur Diserang Buaya

Merdeka.com - Serangan buaya kembali terjadi di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kali ini dialami seorang remaja pencari kerang.

"Kejadiannya hampir sama dengan sebelumnya pada bulan lalu. Warga diserang saat mencari kerang. Untungnya berhasil diselamatkan oleh rekannya yang lain," kata Kepala Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit Muksin dihubungi dari Sampit. Demikian dikutip dari Antara, Senin (26/10).

Muhammad (16) diserang satwa buas itu ketika asyik mencari kerang pada Minggu (25/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat diserang buaya sepanjang sekitar 1,5 meter itu, korban berteriak dan berupaya melepaskan diri.

Rekan-rekan korban yang mengetahui kejadian itu, langsung menolong sehingga buaya melepaskan gigitannya sehingga korban langsung dievakuasi untuk diobati.

Akibat kejadian ini, korban menderita luka bekas gigitan pada tangan kanan dan kiri serta kaki kiri. Saat ini korban masih menjalani rawat jalan untuk mengobati luka bekas gigitan biaya.

Menurut Muksin, warganya sudah mengetahui kawasan sekitar muara tempat mereka mencari kerang tersebut merupakan habitat buaya. Namun, karena mencari kerang adalah pekerjaan mereka, warga tetap melakukannya meski sadar risiko serangan buaya.

"Mereka biasanya berangkat berkelompok. Satu kelotok itu antara 15 sampai 30 orang menuju muara tempat mencari kerang. Kawasan itu memang habitat buaya. Selama ini buaya memang sering terlihat, tapi korban tidak menyangka akan diserang buaya," kata Muksin.

Sebelumnya, kejadian serangan buaya di lokasi yang sama terjadi pada Ahad (27/9) sekitar pukul 19.00 WIB lalu. Saat itu dua kakak-beradik warga Desa Lampuyang terluka akibat diserang buaya muara saat mencari kerang.

"Yang luka itu si kakak, yaitu Isnawati, sedangkan adiknya (Rama) luka kena cakar buaya. Untungnya warga lainnya cepat menolong dan buayanya juga tidak terlalu besar sehingga saat itu buaya kabur," kata Muksin.

Menurut Muksin, selama ini sebagian masyarakat desa setempat berprofesi sebagai pencari kerang di muara Sungai Lampuyang. Warga biasanya mencari kerang saat sungai surut, saat ini air surut pada sore hingga malam hari.

Pada Juni lalu, seorang pria pencari kerang juga diserang buaya, namun berhasil selamat. Kejadiannya juga di lokasi yang hampir sama. Warga tetap melakukan pekerjaan mereka mencari kerang, namun dengan meningkatkan kewaspadaan. [lia]

Football news:

Koeman will not be punished for speaking about VAR after the match with Real Madrid. He said that the system works against Barca
Some players of the Real Madrid Foundation believe that a change of coach will benefit the team (COPE)
Kane on BLM: We have to get down on one knee. Education is the main thing we can do
Rennes - French Krasnodar. The owner (8 times richer than Galitsky) invested in his hometown and after a transfer failure created a successful Academy
The DFB wants Klopp to be Germany's coach at Euro 2024. Lev will stay at the world Cup if he reaches the semi-finals of Euro 2020
Alaba wants to earn 15 million euros a year. Juventus, PSG and Chelsea are Interested in him
Bayern want to sign Midfielders Gladbach Neuhaus and Zakaria next season