Indonesia

Saat Bubarkan Diri, Kerumunan Massa Aksi Sempat Lempar Botol ke Polisi

JAKARTA - Massa demonstran yang memprotes Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja membubarkan diri. Mereka bubar sekitar pukul 19.22 WIB usai perwakilannya menemui pimpinan DPR di dalam Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Namun, dari kerumunan salah satu kelompok melempari botol air mineral ke arah aparat kepolisian. Sekelompok pemuda itu juga membakar kardus di jalan Gatot Soebroto, Jakarta, depan Gedung DPR.

Kelompok buruh pun sempat menenangkan. "Mau apa lagi? Tadi sudah disampaikan belum ada pengesahan Omnibus Law. Tadi satu bus mahasiswa sudah pulang, mahasiswa bisa menumpang bus buruh," kata perwakilan buruh di atas mobil komando.

Baca Juga : Zona Merah di Jatim Tinggal 6, Khofifah: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Baca Juga : Viral TikTok Tari India di Atas Meja, Kadispora Bondowoso Dicopot

Kemudian, massa dari buruh pulang ke tempat masing-masing. Hingga pukul 19.41 WIB, aparat kepolisian masih bersiaga di depan gedung DPR dengan helm dan tameng.

Dari jalan Tol Dalam mengarah Cawang, segelintir remaja sempat melemparkan petasan ke arah aparat kepolisian. Sementara itu, arus lalu lintas di tol dalam kota mengarah Slipi terpantau lancar

(aky)

Football news:

Porto signed Portuguese goalkeeper Ramos
Ferdinand on the Golden ball: If I were Levandovsky, I would create a petition. It's cruel
Bernardo Silva on the Champions League: Liverpool are out, Real Madrid are out, but it won't make our path any easier. Everything can happen
Arsenal are outraged by Ozil's Interview. The player defended his decision to refuse a pay cut
Juventus is Interested in Gozens. Atalanta wants 30-35 million euros for the defender
Sabitzer about 2:1 with atlético: Leipzig didn't want to go home. We are determined to stay in Lisbon until the end
Simeone on relegation from the Champions League: there Are no excuses. We couldn't play the way we wanted to