Indonesia

Sandi Serap Keluhan Emak-emak Medan

Sandi Serap Keluhan Emak-emak Medan - JPNN.COM

Sandiaga S Uno. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, MEDAN - Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno menyerap aspirasi para emak-emak dan pedagang di Pasar Lima Marelan, Medan, Sumatera Utara, Minggu (16/9). Warga di hadapan cawapres pendamping Prabowo Subianto itu mengeluhkan harga kebutuhan bahan pokok yang tak stabil.

Seorang warga bernama Ibu Isni menginginkan harga berbagai kebutuhan pokok bisa cepat turun. Harapannya adalah kebutuhan pokokterjangkau dengan kantong emak-emak.

Isni juga berharap agar tagihan listrik dan air bersih bisa turun. Sebab, selama ini tagihan listrik dan air juga jadi beban para emak-emak.

Mendengar keluhan-keluhan itu Sandi mengatakan, stabilitas harga merupakan salah satu kunci perputaran roda ekonomi. Mantan wakil gubernur DKI itu meyakini bila ekonomi terus bergerak bersama-sama maka Indonesia akan mencapai kesejahteraan, sekaligus mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

"Pasar tradisional akan menjadi perhatian kami karena menjadi detak sesungguhnya perekonomian bangsa, ekonomi Indonesia," ujar Sandi yang juga ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) itu.

Politikus Gerindra itu juga mendengar keluhan pedagang yang merasa sulit menjual barang dagangannya. Salah satunya disampaikan pedagang cabai merah bermarga Manik.

Sandi pun mengharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok bisa terjaga. “Saya berharap para pedagang UMKM maupun masyarakat kecil khususnya emak-emak dapat terbantu melalui stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok," pungkas Sandi.(gir/jpnn)

Football news:

Pioli on Zlatan's failure to score against Parma: He was angry with himself. On the field, he turns into a lion
Manchester City have agreed a contract with Ferran Torres. He is seen as a replacement for Sane
Mourinho on Tottenham: We will fight until the end to reach the Europa League
Dzeko scored 15 goals in Serie A with his head. Over the past 5 years, only Pavoletti and Zapata have more
Sarri on 3:3 with Sassuolo: there Were moments of passivity that are difficult to explain
Arteta about 2:1 with Liverpool: the Gap between the teams is huge for today
Jurgen Klopp: Arsenal didn't have any real chances. We played brilliantly, but two episodes killed the game