Indonesia

Sehari Pasca-PSBB, Alun-Alun Kota Tegal Dipenuhi PKL

TEGAL – Suasana di sejumlah titik Kota Tegal, Jawa Tengah, mulai tampak ramai sehari setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir, Sabtu (23/5/2020) sore. Jalan-jalan protokol dipenuhi warga yang ingin berbelanja ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Tegal.

Hal yang sama juga terjadi di kawasan alun-alun hingga Jalan Pancasila. Ruas jalan protokol ini dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan keperluan Lebaran. Warga pun tampak ramai berbelanja.

Berakhirnya PSBB menjadi harapan baru bagi para PKL untuk kembali berjualan setelah hampir satu bulan tak diperbolehkan berdagang. Salah seorang PKL, Lukman, mengaku meski omzet turun dibanding Lebaran tahun lalu, ia bersyukur bisa berjualan kembali.

Meski Kota Tegal kini telah kembali ke zona hijau, warga tetap mematuhi protokol kesehatan saat berada di luar rumah. Pemkot Tegal juga telah memperbolehkan sejumlah masjid untuk menggelar Sholat Id berjamaah. Seperti di Masjid Agung Kota Tegal yang telah mempersiapkan bilik disinfektan di halaman masjid.

Baca Juga : Soal Kembang Api, Ganjar Telfon Wali Kota Tegal

(erh)

Football news:

Handshakes are now banned, but where did they come from and when did they come to football? By the way, they were banned even in the 20s after the Spanish
Agent about the possible departure of Saul from Atletico: He is already at a very big club
Menezes is close to moving to Regina. The club can enter Serie B
Balotelli refused to terminate his contract with Brescia. The club notified him of his dismissal
Barcelona is considering angelinho and estupignan as replacements for Firpo
If PSG allow Cavani to leave, it will be a huge mistake. Aniela about Edinson
Director Of Tambov: If we move to Nizhny Novgorod, we will have to change the name