logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Soal Calon Wakil Gubernur DKI, Gerindra Tak Terima Disebut Tidak Miliki Etika Politik

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tidak terima partainya dituduh tidak memiliki etika terkait polemik calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Gerindra diketahui mengajukan empat nama pengganti untuk Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang sebelumnya menjadi jatah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Tidak ada niat kami untuk tidak beretika sebagaimana dituduhkan oleh pihak-pihak yang tidak mengetahui permasalahan sebenarnya," ujar Sufmi Dasco Ahmad ketika dikonfirmasi, Minggu (10/11/2019).

Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan awal mula Partai Gerindra mengajukan empat nama calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Baca: Cerita Fahri Hamzah Soal Deddy Mizwar Ditelantarkan PKS Hingga Gabung Partai Gelora

Untuk diketahui empat nama calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diajukan Gerindra di antaranya Arnes Lukman, Ferry J Yuliantoro, Riza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Dia menjelaskan, permasalahan berawal saat PKS mengirimkan surat kepada Gerindra untuk mengubah nama calon yang telah diusung ke DPRD DKI.

Sebagaimana diketahui, PKS sudah mengusulkan dua nama Wakil Gubernur DKI, yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Namun dalam perjalanan, tidak ada perkembangan positif dari DPRD terkait dua nama tersebut.

Baca: Gerinda Ajukan 4 Kandidat Wagub DKI, PKS : Tidak Komitmen

Akibatnya, pemilihan pengganti wakil gubernur pun masih belum terealisasi.

Themes
ICO