Indonesia

Virus Korona Wuhan Masuk ke Eropa, Prancis Perkuat Keamanan Bandara

MENTERI Kesehatan Prancis mengonfirmasi bahwa tiga kasus virus Korona telah terdeteksi. Saat ini pasien yang terinfeksi sedang dipantau di rumah sakit di Paris dan Bordeaux.

Otoritas kesehatan mengumumkan bahwa layanan pendeteksian medis akan didirikan di Bandara Roissy Charles de Gaulle Paris. Alat ini nantinya akan memeriksa penumpang yang datang ke Paris dari China.

Sebagaimana dilansir RFI, Minggu (26/1/2020), mereka akan mendeteksi para penumpang yang memiliki ciri seperti terinfeksi virus Korona, dengan gejala kesulitan pernapasan dan demam.

Langkah ini diambil untuk menghentikan penyebaran virus seperti SARS yang mematikan agar tidak menyebar lebih jauh. Ibu kota China, Beijing akan menangguhkan bus yang masuk dan keluar dari batas kota. Pergerakan drastis terjadi ketika ratusan juta orang melintasi negara itu dalam beberapa hari terakhir untuk merayakan Imlek.

ratusan juta orang melintasi negara itu dalam beberapa hari terakhir untuk merayakan Imlek.

Kota Wuhan yang menjadi pusat penyebaran, sudah dalam mode karantina. Transportasi umum telah dihentikan di 18 kota di provinsi Hubei Tengah dengan stasiun kereta api yang ditutup. Semua acara dan teater dibatalkan, perpustakaan, bar dan karaoke juga ditutup di beberapa lokasi.

Pusat wabah virus Korona adalah ibu kota provinsi, Wuhan yang merupakan kota terbesar yang dikarantina. Pemerintah juga menghentikan semua perjalanan keluar dari kota metropolis Yangtze dengan populasi 11 juta jiwa. Penduduk Wuhan telah diperintahkan untuk tinggal di rumah sementara pihak berwenang juga membatasi jumlah lalu lintas di pusat kota.