Indonesia

Waka DPRD Tagih Janji Pemprov DKI Beri Solusi Finansial Siswa Tertolak PPDB

Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani, menagih janji Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta soal akan memberikan solusi finansial maupun administrasi bagi murid yang tertolak masuk sekolah negeri gara-gara PPDB DKI 2020. Janji itu akan ditagih menyusul adanya tuntutan dari orang tua murid agar Pemprov DKI menyekolahkan anak-anak yang gagal dalam PPDB.

"Dinas Pendidikan berjanji memberikan solusi finansial maupun administrasi di Rapat Komisi E, Kamis 2 pekan lalu bagi siswa/siswi tidak mampu dan tertolak masuk negeri terpaksa masuk ke swasta. Ini akan kami tagih seusai PSBB selesai dalam rapat komisi," kata Zita kepada wartawan, Sabtu (4/7/2020).

Zita mengatakan sejak awal memang sudah tidak setuju dengan kebijakan PPDB DKI 2020 yang memprioritaskan usia dalam jalur zonasi tahun ini. Menurutnya, terjadi sebuah kemunduran pola pikir jika usia menjadi tolok ukur untuk mencapai visi sekolah yang heterogen.

"Saya dari awal kurang... Kalau menggunakan tolok ukur umur untuk mencapai visi sekolah yang heterogen dimana terjadi percampuran antara yang mampu dan tidak mampu maupun yang prestasi dan non prestasi, ini sebuah kemunduran pola berpikir. Sebenarnya sekolah negeri itu sudah heterogen, boleh tanya ke anak-anak yang bersekolah di negeri, mereka bercampur kok," ucap Zita.

Football news:

De Ligt had shoulder surgery and will miss 3 months
Modibo – infected with coronavirus Barcelona player. The disease passes without symptoms
Lichtsteiner finished his career. The former Juve and Arsenal defender is 36 years old
Matuidi left Juventus. The midfielder will move to Inter Miami Beckham
Goetze turned down Beckham's Inter. Mario wants to play in Europe
Tonali will move to Inter after the end of the Europa League
Gasperini worked at Juventus (only with youth) and Inter (sacked after 5 matches), but Atalanta became the grandee for him