Indonesia

Wapres Sebut 4 Kendala Ekonomi Syariah di Indonesia

Aspek permodalan menjadi kendala yang dihadapi ekonomi dan keuangan syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkap berbagai kendala pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pertama, kata Ma'ruf, aspek permodalan menjadi kendala yang dihadapi ekonomi dan keuangan syariah.

"Tentu permodalan, saya kira itu masalah, selama ini yang dihadapi oleh perbankan itu masih hidup dengan dana mahal, dana yang sifatnya deposito-depositu itu mahal," ujar Ma'ruf saat dialog virtual terkait optimalisasi kontribusi ekonomi dan perbankan syariah, dari rumah dinas Wapres, Jakarta, Kamis (6/8).

Ma'ruf mengatakan, sedangkan dana tabungan masih belum besar. Karena itu, ia menilai perlu didorong adalah dana-dana murah melalui simpanan tabungan maupun giro.

"Pemerintah memberikan stimulus-stimulus ini juga bisa memberikan peluang, jadi tabungan-tabungan yang murah, itu memang persoalan itu," ujarnya.

Kendala kedua, ujar Ma'ruf terkait produk-produk ekonomi dan keuangan syariah yang belum bervariatif. Ia pun mendorong perbankan syariah membuat produk yang variatif dan disukai pasar.

"Produk-produknya yang harus variatif dan market friendly, syariah harus banyak membuat produk-produk yang banyak disukai market," ungkapnya.

Selain itu, sumber daya manusia juga menjadi salah satu kendala pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Ke depan, ia berharap tenaga SDM harus terus ditingkatkan agar kualitas pekerjaan bisa lebih baik.

Keempat, infrastruktur juga menjadi salah satu kendala pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

"Teknologinya, kalau bank yang punya induk itu biasanya lebih baik karena menggunakan fasilitas induknya. Kalau yang tidak punya induk perlu IT. dengan pandemi ini bisa jadi dorongan untuk melakukan kelengkapan IT-nya," ujarnya.

Namun, yang tak kalah penting adalah edukasi masif kepada masyarakat mengenai lembaga keuangan syariah serta peningkatan layanan syariah harus dioptimalkan.

Masyarakat harus diberi edukasi, lembaga syariah tidak kalah pelayanannya dengan lembaga konvensional, 

"Jadi pertama memperbaiki dirinya sendiri supaya tidak kemudian dianggap tidak bisa melayani, tidak bisa memberikan keuntungan, kemudian ada semacam keraguan/ketidakpercayaan," katanya.

Football news:

Van de Beek after 1:3 with Palace: Happy to make his debut for Manchester United, but disappointed with the result
Jurgen Klopp: Transfer activity shows Chelsea's ambitions
Andrea Pirlo: I'm in Juve and I work with a team full of Champions. I have no doubts, only confidence
Even Zidane listens to Marseille rap. The city is steeped in hip-hop, and the club promotes aspiring rappers
Leicester loaned Under until the end of the season
Robertson on Messi: He will be considered one of the best ever along with Maradona and Pele when he finishes
Giggs about Manchester United: Palace were better and wanted to win more strongly. They could have scored more